PERCERAIAN MESSI DAN BARCELONA, REGULASI PEMBATASAN GAJI PEMAIN LA LIGA JADI ALASANNYA

 







Kabar mengejutkan hadir dibursa transfer persepakbolaan belakangan ini, setelah informasi tersebar terkait Messi yang terpaksa bercerai dengan Barcelona. Kabar ini sekaligus memupuskan harapan seluruh penggemar LA Liga Spanyol terkhusus Barcelona untuk melihat kembali permainan ciamik sang Mega Bintang Leonel Messi berkostum Barcelona pada musim kompetisi 2021-2022.

Kedua belah pihak sejatinya telah bersepakat untuk terus bersama, Bacelona bahkan bersepakat untuk memberikan perpanjangan kontrak kepada Messi sampai tahun 2026. 

Namun upaya tersebut terpaksa harus kandas dikarenakan terbentur regulasi pembatasan gaji pemain yang ditetapkan  LA Liga selaku otoritass Liga Spanyol.

LA Liga menetapkan aturan batas maksimum pengeluaran klub sepakbola yang berkompetisi sebesar 382,7 Juta Euro. 

Sayangnya, Barcelona menjadi klub dengan pengeluaran gaji terbesar di ajang kompetisi LA Liga. pada musim 2019-2020 saja, Barcelona harus mengeluarkan kocek sebesar 671 Juta Euro untuk pengeluaran gaji pemain.

Alhasil, Barcelona harus mmbujuk para pemainnya agar bersedia dipotong gaji sehingga memenuhi aturan yang telah ditetapkan LA Liga, tanpa terkecuali Messi.

Kendati Sang kapten Timnas Argentina itu telah bersedia untuk dipotong gaji demi terus mempertahankan statusnya sebagai pemain Barcelona, tetap saja tidak merubah hasil akhir kepergian Messi dari klub yang telah membesarkan namanya.

Teka-teki klub tempat berlabuh Messi masih menjadi teka-teki. Apakah mungkin Messi akan membuat kejutan dengan memutuskan bermain di salah satu klub di Liga Shopee Indonesia?

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama