Menu Atas


Sekitar Bandung
Rabu, 10 November 2021, 16.39.00 WIB
Last Updated 2021-11-19T15:11:39Z
beritajawa baratkriminalsosialviral

VIRAL PENGANIAYAAN PEMUDA MABUK TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA DI RANCAMANYAR BANDUNG

Advertisement

sekitarBANDUNGcom - Aksi penganiayaan yang dilakukan sekelompok pemuda mabuk terhadap seorang pedagang kaki lima dilaporkan melalui DM instagram @sekitarbandungcom terjadi di Jl. Bojong Sayang depan Komplek Rancamanyar Regency 2 kec. Baleendah kab. Bandung pada Selasa (10/11/2021) malam.

"Mohon bantu share min semalam jam 8an saya jadi korban penusukan yang tidak jelas alasannya apa, mungkin karena mereka sedang mabuk. Saya mengalami 5 tusukan di bagian kepala, tangan dan paha. Buat TKP nya di Jalan Bojong Sayang, depan komplek Rancamanyar Regency 2. Habis itu mereka para pelaku langsung melarikan diri." ujar korban yang identitasnya kami samarkan.

Korban menjelaskan sebelumnya tidak terjadi hal yang aneh, hanya saja perilaku para pelaku cukup meresahkan warga salah satunya saat meminta dagangan korban.

"Saat itu saya lagi jualan di depan minimarket, si pelaku 3 orang emang sudah mabuk dari sore, lalu sekitar jam 18:30 salah seorang pelaku sempat minta tahu semedang, ya terpaksa saya kasih. Lalu sekitar jam 8 malam saat saya hendak pulang beberes grobak, si pelaku pun sama sepertinya mau pulang, tapi karena saya liatin si pelaku naik motor gak nyala-nyala mungkin pelaku malu dan tersinggung, langsung salah seorang pelaku nodongin pisau. Saya sendiri sempat melawan tapi karena di belakang saya ada selokan kecil jadi kaki kanan saya masuk selokan, kaki kiri saya yang di atas di tusuk sama pelaku dan kepala juga." imbuhnya.

Melihat korban berlumuran darah, para palaku lalu kabur meninggalkan korban yang tak berdaya. Selanjutnya korban dievakuasi warga ke klinik terdekat guna menjalani perawatan. Sedangkan pengakuan korban kajadian tersebut belum dilaporkan ke pihak kepolisian. Untuk ciri-ciri pelaku yang diingat korban, pria dengan tato di tangan kiri dan anting sebelah kiri dan insiden tersebut terekam kamera CCTV bangunan sekitar.










Artikel: Dudi Abi
Editor: Ibadi Rahman