Notification

×

Iklan

Iklan

KORAMIL 1812/BW Menyapa Masyarakat Melalui Kegiatan Sosialisasi Pupuk BIOS 44.

| Kamis, November 17, 2022 WIB
sekitarBANDUNGcom - Hari Kamis, 17 November 2022, Koramil 1812/BW mengadakan sosialisasi pupuk BIOS 44 dan gerakan sadar stunting kepada Babinsa, Persit ranting 13 Koramil 1812, PKK Kecamatan Sumur Bandung dan Bandung Wetan juga perwakilan warga kecamatan Bandung Wetan dan Sumur Bandung. 

Danramil Mayor Inf Oo Suharto menyampaikan bahwa Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah binaan Koramil 1812/BW. Pupuk BIOS 44 ini digunakan untuk menyuburkan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen baik di bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Pupuk BIOS 44 juga menunjang Program Pemerintah Kota Bandung yaitu Program Buruan Sae (Sehat, Alami, Ekonomis) yang membuat halaman di rumah warga menjadi lebih produktif untuk bercocok tanam. 

Kegiatan sosialisasi pupuk BIOS 44 dilanjutkan oleh Wadanramil 1812/BW Kapten Inf. Dedi Rusyana,
Para peserta kegiatan diberikan penjelasan secara detail mengenai tata cara penggunaan pupuk BIOS 44 ini dari mulai pra-tanam, perkembangan tanaman, sampai dengan panen.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi penanganan dan pencegahan  Stunting di wilayah Tamansari oleh Ibu Nina ketua Kampung KB IKET.

Kegiatan ini diikuti oleh Persit Ranting 13 Koramil 1812/BW dan ibu-ibu PKK Kecamatan Sumur Bandung dan Bandung Wetan. Program pencegahan dan penanganan stunting ini termasuk ke dalam program TNI AD.

Selanjutnya dilakukan peninjauan ke lahan  "BURUAN SAE" yang sudah dikelola oleh masyarakat. Fakta di lapangan menunjukan bahwa tanaman yang di tanam oleh masyarakat pertumbuhannya belum maksimal. Kedepannya Koramil 1812/BW akan mendampingi dan mengarahkan tatacara menyiapkan media tanam dengan menggunakan pupuk BIOS 44. Koramil 1812/BW menyediakan pupuk BIOS 44 untuk dibagikan kepada kepada kelompok masyarakat yang tergabung dalam program Buruan Sae di Kelurahan Tamansari dan Kecamatan Bandung Wetan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peran "Babinsa Masuk Dapur" yang dilakukan oleh Sertu Engkos Kosasih Babinsa Tamansari dan istrinya, dimulai dari perbelanjaan, pengolahan, sampai dapat dikonsumsi sebagai makanan penuh gizi oleh salah satu anak yang tergolong lambat pertumbuhan tubuh (Stunting).

Redaktur : Abah Iwan
Editor : Wildan Damang
×
Berita Terbaru Update