Notification

×

Iklan

Iklan

Wajib Baca! Terdapat Dua Sesar Aktif Di Jawa Barat, Inilah Penyebab Gempa Bumi.

| Senin, November 21, 2022 WIB


sekitarBANDUNGcom - Daratan Indonesia berada diatas ratusan sesar aktif yang mengalami pergeseran sepanjang tahun dengan slip rate (tingkat pergeseran) yang berbeda-beda. Dua diantara sesar yang sering mengalami slip rate di Indonesia berada di wilayah Jawa Barat.


perlu diketahui sesar merupakan patahan pada lapisan penyusun bumi yang terus mengalami pergerakan. Dua sisi dari sebuah sesar disebut dengan footwall atau dinding dasar dan hanging wall atau dinding yang bergantung. Sisi yang mengalami pergerakan pada sebuah sesar adalah hanging wall atau sisi yang menggantung.


Pergerakan sesar dapat dibagi kedalam sua jenis berdasarkan arah gerakan hanging wall yaitu Normal Fault (sesar normal) yakni saat foot wall berada siatas dan hanging wall bergerak turun. Kedua yakni Reverse Fault (sesar naik) yakni saaat hanging wall bergerak keatas dan foot wall menetap.

demikian juga saat diklasifikasikan berdasarkan arah pelepasan, terdapat  Strike-slip Fault (sesar mendatar) yakni saat posisi footwall sejajar dengan hanging wall dan Oblique Fault (sesar miring) saat posisi foot wall tidak sejajar dengan hanging wall.


Di Jawa barat sendiri terdapat 2 sesar aktif yang mengalami pergerakan sepanjang tahun yakni sesar Cimandiri yang membentang dari Pelabuhan Ratu hingga Subang dengan tingkat pergerakan normal 4 mm/tahun. Kedua yakni Sesar Lembang yang membentang dari Gunung Batu Lembang hingga Padalarang sepanjang 29 km dengan tingkat pergeseran normal sebanyak 1,5 mm/tahun. 


Pergerakan yang masif dari sesar itulah yang selanjutnya menyebabkan permukaan tanah bergerak dengan skala yang besar dan menyebabkan terjadinya gempa bumi. jika lempengan tersebut bergerak di bawah kedalaman laut kemungkinan akan terjadi gelombang air laut yang besar hingga memungkinkan terjadinya tsunami.


Redaktur : Wildan Damang

Gambar : Antara News



×
Berita Terbaru Update