sekitarbandung.com – Gapura Amanah Bandung Barat resmi digelar Pemkab KBB sebagai gerakan pangan murah untuk masyarakat. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan terjangkau dan berkualitas. Kegiatan ini digelar di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, pada Kamis (21/8/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.
Latar Belakang Gerakan Pangan Murah
Bandung Barat merupakan daerah dengan luas wilayah mencapai 1.305,77 km² dan jumlah penduduk lebih dari 1,8 juta jiwa. Kondisi ini membuat kebutuhan pangan menjadi salah satu fokus penting pemerintah.
“Dengan kondisi geografis yang subur, Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian. Namun, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, pemerintah memiliki kewajiban menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, merata, dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Jeje.
Ia menambahkan, pangan merupakan faktor utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Karena itu, hadirnya program Gapura Amanah Bandung Barat menjadi langkah nyata untuk menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut.
Baca Juga: Penghapusan PBB Bandung Barat 2025, Jeje Ritchie Ismail Beri Kado Spesial untuk Warga
Apa Itu Gapura Amanah?
Gapura Amanah adalah singkatan dari Gerakan Pangan Murah Aman, Nyaman, dan Terjangkau untuk Harapan. Program ini merupakan bagian dari program nasional Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dilaksanakan di tingkat daerah. Di Bandung Barat, kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KBB serta mendapat dukungan penuh dari DKPP Provinsi Jawa Barat.
Jeje menjelaskan, tujuan utama program ini adalah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mengurangi dampak inflasi pangan.
“Seperti kita ketahui, beras, cabai, dan bawang termasuk tiga komoditas penyumbang inflasi terbesar di Jawa Barat. Melalui Gapura Amanah, masyarakat bisa mendapatkan 11 komoditas pangan dengan harga yang lebih murah,” jelasnya.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Program Gapura Amanah Bandung Barat tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan murah, tetapi juga menjadi sarana edukasi. Warga diharapkan semakin peduli terhadap isu pangan dan lebih sadar akan pentingnya menjaga ketahanan pangan.
Menurut Jeje, salah satu dampak penting dari program ini adalah berkurangnya disparitas harga antara produsen dan konsumen. Dengan demikian, petani tetap mendapatkan harga jual yang layak, sementara konsumen memperoleh harga beli yang lebih ringan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan visi Bandung Barat AMANAH. Kami ingin menghadirkan kebijakan nyata yang berpihak pada rakyat, terutama dalam urusan pangan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Peran DKPP dan Strategi Pengendalian Inflasi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KBB, Lukmanul Hakim, menyatakan bahwa kegiatan pangan murah ini diselenggarakan secara rutin di berbagai wilayah Bandung Barat. DKPP bekerja sama dengan petani, pelaku usaha, serta pihak distribusi agar harga tetap terkendali.
“Dengan adanya Gapura Amanah, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok tanpa khawatir lonjakan harga, terutama saat mendekati momen penting seperti tahun ajaran baru, hari raya, maupun akhir tahun,” jelas Lukmanul.
Pemerintah daerah juga memastikan pasokan pangan tetap stabil. Hal ini dilakukan dengan memperkuat cadangan pangan lokal serta menghubungkan langsung produsen dan konsumen agar distribusi berjalan lebih efektif.
Masyarakat Sambut Baik Gapura Amanah
Antusiasme masyarakat terlihat jelas pada pelaksanaan program di Kecamatan Lembang. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya penjualan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pasar tradisional.
Salah satu warga, Siti (42), mengaku senang bisa membeli beras dan minyak goreng dengan harga lebih rendah. “Program seperti ini sangat membantu, apalagi harga kebutuhan pokok sekarang sering naik turun. Semoga bisa rutin diadakan di desa kami,” ujarnya.
Bagian dari Upaya Jangka Panjang
Jeje Ritchie menegaskan, Gapura Amanah Bandung Barat tidak hanya sekadar program sesaat. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Program pangan murah ini diharapkan bisa mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat terhadap ketersediaan pangan,” katanya.
Melalui Gapura Amanah Bandung Barat, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di KBB. Menurut data BPS Jawa Barat, beras, cabai, dan bawang memang menjadi komoditas penyumbang inflasi utama di wilayah ini (lihat laporan BPS Jabar ).
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

