Korban Hilang di Sungai Citarum Ditemukan Meninggal, Pencarian Ari Masih Berlanjut

sekitarbandung.com – Operasi pencarian korban hilang di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, memasuki hari ketiga. Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu korban, Cahya (20), dalam

Aracely Azwa

Korban Hilang di Sungai Citarum Ditemukan Meninggal, Pencarian Ari Masih Berlanjut

sekitarbandung.com – Operasi pencarian korban hilang di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, memasuki hari ketiga. Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu korban, Cahya (20), dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (9/9/2025) sore. Korban lainnya, Ari (24), hingga kini masih dalam pencarian intensif.

Evakuasi Korban di Sungai Citarum Hilang oleh Tim SAR Gabungan

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 15.35 WIB di koordinat 6°55’56.106″S 107°30’21.27″E, setelah tim menyisir sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian. “Korban atas nama Cahya langsung dievakuasi ke rumah duka,” ujarnya.

Kejadian bermula pada Minggu (7/9/2025), saat Cahya dan Ari berburu biawak di bantaran Sungai Citarum. Keduanya terpeleset dan terseret arus deras. Upaya pencarian dilakukan sejak pagi pukul 07.30 WIB, dengan briefing dan pembagian tugas tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga: Siskamling Bandung: Wali Kota Tekankan Empati Satpol PP Jaga Ketertiban Kota

Strategi Pencarian di Sungai Citarum Hilang

Pencarian menggunakan perahu karet milik Basarnas, BPBD, serta perahu rafting, menyisir arus dari lokasi kejadian hingga Jembatan Daraulin sejauh 2 kilometer. Pemantauan visual juga dilakukan di kawasan Curug Jompong. Operasi ini melibatkan Basarnas Bandung, Polsek Margaasih, Disdamkarmat Kabupaten Bandung, BPBD, PMI, Tagana, komunitas pecinta alam, dan relawan lokal.

Ade Dian Permana menegaskan, pencarian fokus menemukan Ari yang masih hilang. “Pencarian tetap kami lanjutkan. Fokus utama sekarang adalah menemukan korban yang masih hilang,” ujarnya.

Kesiapan SAR dan Dukungan Logistik

Tim SAR membawa peralatan lengkap, termasuk perahu karet, life jacket, dan bantuan logistik dari masyarakat sekitar. Keberhasilan menemukan Cahya menjadi bukti kerja sama efektif antara berbagai instansi.

Masyarakat diimbau mengikuti panduan keselamatan perairan melalui Basarnas agar risiko kecelakaan bisa diminimalkan.

Harapan Keluarga dan Masyarakat

Dengan ditemukannya Cahya, keluarga korban tengah berduka, namun masih menyimpan harapan agar Ari segera ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan hingga semua korban berhasil dievakuasi.

“Ini momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya arus sungai, terutama di wilayah Sungai Citarum yang berpotensi deras saat musim hujan,” ujar Ade Dian.

Selain itu, BPBD Kabupaten Bandung menyediakan informasi update kondisi Sungai Citarum secara berkala, yang bisa diakses di situs resmi BPBD.

Edukasi Keselamatan dan Pencegahan Kecelakaan

Tim SAR juga memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menggunakan alat keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai. Ini termasuk penggunaan life jacket, pengawasan anak-anak, dan memahami tanda-tanda bahaya arus deras.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Edukasi dan mitigasi risiko harus dilakukan agar tragedi serupa tidak terulang,” tambah Ade Dian Permana.

Dengan koordinasi yang baik, dukungan relawan, dan partisipasi masyarakat, diharapkan operasi SAR Sungai Citarum bisa berjalan efektif, dan seluruh korban segera ditemukan.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar