DMI Jabar Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban Baru Bangsa

sekitarbandung.com – DMI Jabar peran masjid kembali diperkuat melalui kegiatan Akademi Kader Dewan Masjid Indonesia Jawa Barat 2025 yang berlangsung di Resort Sangga Buana, Cipanas,

Aracely Azwa

DMI Jabar Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban Baru Bangsa

sekitarbandung.com – DMI Jabar peran masjid kembali diperkuat melalui kegiatan Akademi Kader Dewan Masjid Indonesia Jawa Barat 2025 yang berlangsung di Resort Sangga Buana, Cipanas, Cianjur. Acara pada 20–21 September 2025 ini menegaskan bahwa masjid tidak hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban bangsa yang mampu menggerakkan pendidikan, sosial, hingga ekonomi umat.

Masjid Sebagai Pusat Kehidupan Masyarakat

Kegiatan ini diikuti lebih dari 150 peserta, termasuk pengurus DMI provinsi, pimpinan kabupaten/kota, dan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM). Mereka hadir untuk memperkuat kesadaran bahwa peran masjid melampaui fungsi ritual.

Ketua PW DMI Jabar, K.H. Mohammad Mansur Syaerozi, menegaskan pentingnya menata ulang standar kesuksesan masyarakat. “Kesuksesan bukan hanya soal harta dan jabatan. Sukses sejati adalah menjadi insan bertakwa dan bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Baca juga: Angin Puting Beliung Soreang Hantam Empat Rumah di Sukamanah

Kurikulum Baru Akademi Kader DMI

Untuk menguatkan visi tersebut, DMI Jabar merancang kurikulum baru yang fokus pada pengembangan peran masjid sebagai pusat pendidikan, sosial, dan ekonomi umat. Sekretaris PW DMI Jabar, Lutfi Hermawansyah, menekankan, “Akademi ini adalah wadah kaderisasi. Masjid harus jadi pusat pemberdayaan yang nyata.”

Dengan adanya kurikulum ini, para kader diharapkan mampu membawa perubahan di lingkungan masing-masing, sehingga masjid benar-benar menjadi basis peradaban.

Dukungan Pemerintah terhadap Peran Masjid

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jabar, H. Dudu Rohman, menegaskan bahwa masjid memiliki posisi strategis. “Masjid harus berfungsi lebih luas, menjadi ruang sosial dan ekonomi umat, bukan hanya ibadah ritual,” katanya.

Hal ini sejalan dengan program Kemenag dalam memperkuat keberadaan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Simak juga: Program Kementerian Agama tentang Pemberdayaan Masjid

Deklarasi Sangga Buana DMI Jabar

Sebagai hasil kegiatan, para peserta merumuskan Deklarasi Sangga Buana DMI Jabar dengan lima komitmen utama:

  1. Menjadi pelopor peningkatan ketakwaan melalui pola pikir dan perilaku.

  2. Menjadikan masjid dan majelis taklim sebagai pusat pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.

  3. Meningkatkan kebersamaan demi kemanfaatan masyarakat.

  4. Menjalin kerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.

  5. Mengokohkan DMI Jabar peran masjid sebagai pelopor peradaban bangsa.

Harapan dan Dampak ke Depan

Dengan deklarasi ini, DMI Jabar berharap para kader menjadi agen perubahan. Masjid diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai ruang ibadah, melainkan juga sebagai pusat pendidikan anak, pelatihan ekonomi umat, serta ruang kebersamaan sosial.

Langkah ini diyakini bisa menjadikan Jawa Barat contoh nasional dalam mengelola peran masjid untuk membangun peradaban.

DMI Jabar peran masjid yang ditegaskan melalui Akademi Kader adalah bukti bahwa masjid dapat memainkan peran sentral dalam kehidupan bangsa. Jika visi ini konsisten dijalankan, masjid akan menjadi benteng moral sekaligus pusat pemberdayaan yang berdaya guna.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar