Kasih Palestina Bangun Kembali Masjid Istiqlal Gaza Usai Gencatan Senjata Disepakati

sekitarbandung.com – Setelah dua tahun konflik berkepanjangan, gencatan senjata antara Israel dan Palestina akhirnya resmi disetujui. Kabar ini menjadi angin segar bagi dunia kemanusiaan, termasuk

Aracely Azwa

Kasih Palestina Bangun Kembali Masjid Istiqlal Gaza Usai Gencatan Senjata Disepakati

sekitarbandung.com – Setelah dua tahun konflik berkepanjangan, gencatan senjata antara Israel dan Palestina akhirnya resmi disetujui. Kabar ini menjadi angin segar bagi dunia kemanusiaan, termasuk bagi Yayasan Kasih Palestina (YKP) yang sejak 2016 aktif menyalurkan bantuan ke Gaza.

Momen bersejarah ini dimanfaatkan YKP untuk memulai tahap baru: membangun kembali Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Younis, Gaza, yang hancur total akibat serangan udara Zionis Israel.

Titik Balik Kemanusiaan: Gaza Bersiap Pulih

Direktur Yayasan Kasih Palestina, Nandang Cahya, menyebut bahwa gencatan senjata ini merupakan titik balik penting bagi masyarakat Gaza.

“Alhamdulillah, momen ini menjadi awal baru untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan secara masif dan memulai proses pemulihan jangka panjang di Gaza,” ujar Nandang di Bandung, Minggu (12/10/2025).

Perang Gaza yang pecah sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban lebih dari 67.000 warga Palestina dan menghancurkan berbagai fasilitas vital seperti rumah sakit, sekolah, hingga masjid. Salah satu yang terdampak berat adalah Masjid Istiqlal Indonesia, simbol persaudaraan antara rakyat Indonesia dan Palestina.

Baca Juga: Ditjen Imigrasi Gencarkan Pembinaan Humanis di Rudenim, Fokus pada Pemberdayaan Deteni

Masjid Istiqlal Indonesia: Simbol Persaudaraan Dua Bangsa

Masjid Istiqlal Indonesia dibangun melalui donasi masyarakat Tanah Air dan diresmikan pada 22 Februari 2022. Masjid ini berdiri megah di atas lahan seluas 1.751 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 940 meter persegi, mampu menampung hingga 5.000 jamaah setiap harinya.

Namun, pada awal 2025, masjid tersebut luluh lantak akibat rudal Israel.

“Masjid Istiqlal Indonesia bukan sekadar bangunan ibadah. Ia simbol solidaritas, semangat kemerdekaan, dan cinta dari Indonesia untuk Palestina,” ungkap Nandang.

Nama “Istiqlal”, yang berarti kemerdekaan, diambil untuk melambangkan harapan agar Palestina segera meraih kebebasan sejatinya.

Kasih Palestina Fokus ke Rekonstruksi dan Pemulihan Gaza

Usai pengumuman gencatan senjata, Kasih Palestina segera beralih dari fase tanggap darurat ke tahap recovery dan rekonstruksi.

Langkah awal difokuskan pada pembangunan kembali Masjid Istiqlal Indonesia, diikuti pemulihan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang rusak.

“Kami akan bergerak cepat untuk memulihkan kehidupan dan kondisi psikososial warga Gaza. Prioritas utama kami adalah menghidupkan kembali fasilitas publik,” kata Nandang.

Selain menjadi pusat ibadah, Masjid Istiqlal Indonesia dulunya juga berfungsi sebagai posko kemanusiaan Indonesia di Gaza. Dari tempat ini, ribuan ton bantuan logistik, obat-obatan, dan kebutuhan dasar disalurkan kepada masyarakat setempat.

Fungsi Sosial dan Pendidikan Masjid Istiqlal

Masjid empat lantai itu bukan hanya tempat salat, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan.

Di dalamnya terdapat:

  • Sekolah tahfidz untuk anak-anak Palestina,

  • Ruang kuliah dan aula serbaguna,

  • Posko distribusi bantuan pangan dan medis,

  • Ruang pertemuan untuk komunitas dan tokoh masyarakat Gaza.

Fungsi ganda ini menjadikan Masjid Istiqlal Indonesia sebagai salah satu bangunan paling penting di Khan Younis sebelum dihancurkan.

Dukungan Masyarakat Indonesia

Masjid ini berdiri berkat sumbangan masyarakat Indonesia, yang dikumpulkan melalui Yayasan Kasih Palestina dan platform donasi Sharing Happiness.

Menurut Nandang, dukungan dari Indonesia bukan sekadar materi, tetapi juga bentuk moral dan spiritual yang memperkuat hubungan kedua bangsa.

“Setiap batu di Masjid Istiqlal Indonesia menyimpan doa rakyat Indonesia untuk kemerdekaan Palestina,” katanya.

YKP mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali berpartisipasi dalam program rekonstruksi Gaza melalui donasi kemanusiaan di berbagai kanal resmi.

Harapan Perdamaian Abadi

Nandang berharap agar gencatan senjata ini menjadi langkah awal menuju perdamaian permanen di Palestina. Ia menegaskan, misi Kasih Palestina bukan hanya membangun kembali fisik bangunan, tapi juga membangun kembali harapan.

“Kami berdoa agar Masjid Istiqlal Indonesia segera berdiri kembali sebagai simbol kemerdekaan sejati bagi warga Gaza,” tutupnya.

Selain itu, YKP juga berkomitmen membantu pembangunan rumah sakit, sekolah, serta fasilitas sosial lainnya di wilayah Gaza Selatan yang rusak parah akibat konflik.

Informasi resmi mengenai donasi dan proyek kemanusiaan Yayasan Kasih Palestina dapat diakses melalui situs resmi kasihpalestina.com.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar