sekitarbandung.com – Bandung, kota yang dikenal dengan semangat mudanya dan atmosfer kreatifnya, kembali jadi sorotan dunia. Kali ini lewat Simposium Gim Poland–Indonesia 2025, sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan pelaku industri gim, akademisi, hingga pegiat teknologi digital dari dua negara: Polandia dan Indonesia.
Acara yang digelar pada Senin (13 Oktober 2025) di Bandung ini menjadi bagian dari rangkaian Poland–Indonesia Gaming Roadshow 2025, program lintas kota yang juga berlangsung di Bali dan Jakarta.
Tujuannya jelas: mempererat kerja sama industri gim sekaligus membuka peluang investasi dan inovasi antarnegara.
Kolaborasi Dua Negara Pencinta Inovasi
Simposium ini merupakan hasil kerja sama antara Polish Investment and Trade Agency (PAIH), Kedutaan Besar Polandia di Jakarta, dan Gamecomm Indonesia.
Kegiatan tersebut termasuk dalam Poland Festival ASEAN 2025, yang dirancang untuk memperluas jangkauan industri kreatif Polandia ke kawasan Asia Tenggara.
Selama acara, suasana penuh energi kolaboratif terasa kuat. Para narasumber dari kedua negara membahas masa depan industri gim, peluang kerja sama teknologi, serta pengembangan talenta kreatif di bidang digital.
Diskusi berlangsung terbuka — bukan hanya soal bisnis, tapi juga bagaimana gim dapat menjadi jembatan budaya dan edukasi.
Baca Juga: Penerapan GCG BRI Raih Penghargaan BigCap Terbaik di IICD Award 2025
Bandung, Kota Kreatif dengan Energi Global
Tak heran bila Bandung dipilih sebagai tuan rumah. Kota ini dikenal sebagai rumah bagi banyak studio gim lokal, sekolah animasi, dan komunitas kreatif digital.
Infrastruktur pendukung seperti coworking space, inkubator startup, serta ekosistem teknologi yang terus berkembang membuat Bandung ideal untuk menampung acara berskala internasional seperti ini.
Iendra Sofyan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, menyambut baik gelaran tersebut.
Ia menyebut bahwa ajang ini bukan hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga memperluas jejaring internasional bagi kreator muda Indonesia.
“Simposium ini memperlihatkan potensi luar biasa dari anak muda Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Bandung punya talenta, ide, dan semangat. Melalui kolaborasi seperti ini, dunia mulai melihatnya,” ujarnya.
Polandia dan Indonesia: Dua Dunia, Satu Bahasa Kreativitas
Dari sisi Polandia, Jacek Kolomyjec, Deputy Head of Office PAIH Jakarta, menekankan pentingnya kemitraan lintas negara dalam mendorong pertumbuhan industri digital.
Menurutnya, Polandia yang dikenal sebagai salah satu pasar gim terbesar di Eropa melihat Indonesia sebagai mitra strategis dengan potensi yang luar biasa.
“Kami melihat semangat yang sama antara kreator Polandia dan Indonesia — sama-sama ingin menciptakan karya yang berdampak global. Melalui roadshow ini, kami tidak hanya berbagi pengalaman, tapi juga membangun hubungan jangka panjang di bidang inovasi digital,” ungkapnya.
Polandia memang punya sejarah kuat dalam industri gim dunia, lewat studio besar seperti CD PROJEKT RED (The Witcher, Cyberpunk 2077) dan 11 bit studios (This War of Mine, Frostpunk).
Dengan menggandeng Indonesia, Polandia ingin berbagi pengalaman dalam hal pengembangan IP, storytelling, serta teknologi produksi yang sudah diakui secara global.
Gamecomm Indonesia: Gerbang Menuju Panggung Dunia
Sebagai tuan rumah lokal, Gamecomm Indonesia mengambil peran penting dalam mempertemukan kreator lokal dengan perusahaan asing.
CEO Gamecomm, Sere Kalina, mengatakan bahwa kerja sama seperti ini akan mempercepat perkembangan industri gim nasional.
“Melalui Poland–Indonesia Gaming Roadshow, kami membuka lebih banyak peluang bagi studio lokal untuk tampil di pasar internasional. Dunia mulai melirik Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tapi sebagai pusat ide kreatif,” jelasnya.
Menurutnya, industri gim Indonesia kini tak lagi sekadar konsumen. Dengan dukungan pendidikan dan teknologi yang makin mudah diakses, Indonesia sedang menuju tahap baru: menjadi produsen dan eksportir konten digital.
Rangkaian Roadshow yang Inspiratif
Program Poland–Indonesia Gaming Roadshow 2025 terdiri dari tiga kota utama:
-
Bali (10–11 Oktober 2025): Gaming Symposium & Polish Pavilion di IGDX
-
Bandung (13 Oktober 2025): Gaming Roadshow Symposium
-
Jakarta (14 Oktober 2025): Digital Innovation Summit
Setiap kota menghadirkan pembicara berbeda dan fokus pada aspek tertentu, mulai dari pengembangan gim, bisnis digital, hingga pendidikan kreatif.
Semua kegiatan ini memiliki misi besar yang sama: menghubungkan pelaku industri gim Asia Tenggara dengan pasar Eropa.
Peluang Kolaborasi dan Masa Depan Ekonomi Kreatif
Simposium di Bandung tak hanya berisi diskusi, tetapi juga sesi networking dan pitching project, di mana pengembang lokal bisa mempresentasikan karya mereka kepada investor dan publisher internasional.
Beberapa ide yang ditampilkan bahkan mendapat perhatian khusus dari delegasi Polandia karena dinilai memiliki potensi ekspor.
Ajang ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi proyek co-production gim Indonesia–Polandia, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam industri kreatif global.
Sinergi Kreativitas dan Teknologi
Gelaran Simposium Gim Poland–Indonesia 2025 di Bandung membuktikan bahwa kerja sama internasional dapat melahirkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar bisnis yaitu pertukaran budaya, ilmu, dan semangat inovasi.
Dengan dukungan pemerintah, universitas, dan komunitas lokal, Bandung semakin mengukuhkan diri sebagai kota kreatif kelas dunia.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

