sekitarbandung.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan Sosialisasi Peran Petugas Registrasi Desa dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Menuju Bandung Barat Amanah di Villa Air Natural Resort, Parongpong, Rabu, 29 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dan dihadiri oleh para petugas registrasi dari seluruh desa di KBB serta narasumber dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan perwakilan Disdukcapil Kabupaten Sumedang.
Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi, menegaskan bahwa petugas registrasi desa memiliki peran strategis dalam memperkuat pelayanan kependudukan berbasis digital.
Menurutnya, petugas registrasi desa akan bertugas membantu masyarakat dalam pelaporan peristiwa kependudukan dan pencatatan peristiwa penting, seperti kelahiran, kematian, pindah datang, atau perubahan alamat.
“Petugas registrasi desa ini menjadi peran penting sebagai penghubung utama antara layanan offline dan online agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan,” ujar Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi.
Dijelaskan Hendra, kehadiran petugas registrasi desa diatur melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Tahun 2017 tentang Petugas Registrasi Desa dan Kelurahan.
“Dengan adanya petugas desa tersebut, proses layanan administrasi kependudukan di desa dapat lebih cepat, transparan, dan efisien,” ucapnya.
Saat ini, Hendra menambahkan, sekitar 80 persen masyarakat Bandung Barat telah memasuki era digital dan terbiasa menggunakan layanan daring. Namun, Disdukcapil tetap memberikan layanan manual agar seluruh warga, termasuk yang tinggal di daerah pegunungan, tetap mendapatkan hak yang sama atas pelayanan publik.
“Kami memahami kondisi geografis Bandung Barat yang beragam, dari perkotaan hingga pedesaan. Jadi layanan digital dan manual tetap berjalan berdampingan agar tidak ada masyarakat yang tertinggal,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata Hendra, Prof. Andi Pitono dari IPDN sebagai narasumber memberikan materi tentang pentingnya peran petugas registrasi desa di era digital, sementara perwakilan Disdukcapil Kabupaten Sumedang memaparkan praktik baik pelaksanaan layanan registrasi digital yang telah diterapkan di wilayahnya.
“Sumedang dan Kabupaten Bandung menjadi contoh daerah yang berhasil mendorong pelayanan kependudukan hingga ke tingkat desa,” tuturnya.
Oleh karenanya, Disdukcapil KBB menargetkan seluruh desa di Bandung Barat memiliki petugas registrasi aktif pada tahun mendatang.
Baca juga : Atep Minta Timnas Fokus Juara AFF Sebelum Piala Dunia
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat integrasi layanan administrasi kependudukan serta mendukung penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di seluruh wilayah.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat peran petugas registrasi desa agar pelayanan adminduk semakin cepat, akurat, dan berpihak pada masyarakat. Ini bagian dari komitmen mewujudkan Bandung Barat Amanah,” pungkasnya.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

