sekitarbandung.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, BRI, mencatat perkembangan signifikan dari transformasi digital BRIVolution Reignite. Hingga September 2025, aplikasi super BRI, BRImo, telah digunakan oleh 44,4 juta orang, naik hampir 20% dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kemudahan, keamanan, dan kecepatan transaksi digital yang ditawarkan BRI.
Transaksi Harian Naik Drastis
Nilai transaksi harian melalui BRImo melonjak dari Rp14 triliun pada Maret 2025 menjadi Rp25 triliun per hari pada September. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menekankan bahwa lonjakan ini merupakan dampak optimalisasi infrastruktur digital BRI, mulai dari aplikasi BRImo, merchant, EDC, QRIS, hingga jaringan AgenBRILink.
Baca Juga: Menabung di Bank BJB Sekarang Bisa Bikin Kamu Lari di Tangerang 10K 2025!
Kekuatan Dana Pihak Ketiga
Pertumbuhan transaksi digital berdampak langsung pada pertumbuhan dana pihak ketiga BRI, yang naik 8,2% menjadi Rp1.474,8 triliun. Porsi CASA juga meningkat menjadi 67,6%, didukung pertumbuhan dana giro 24,5% dan tabungan 7,2% YoY. Perbaikan struktur dana ini menurunkan biaya pihak ketiga sekaligus memperkuat profitabilitas bank.
Dampak untuk UMKM dan Ekonomi Rakyat
BRI menegaskan bahwa pertumbuhan BRImo tidak hanya soal angka, tetapi juga memperkuat sektor produktif. Transformasi digital ini mendukung UMKM dan pelaku ekonomi rakyat agar lebih mudah mengakses pembiayaan, memantau transaksi, dan memperluas pasar. Dengan fondasi digital yang kuat, BRI menyiapkan layanan yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi untuk semua nasabah.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

