sekitarbandung.com – Ratusan warga masyarakat, anggota TNI, Polri, dan ASN Pemkab Bandung “menyerbu” Markas PMI Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang.
Mereka berbondong-bondong mengikuti donor darah yang digelar PMI Kabupaten Bandung secara rutin yakni tiga bulan sekali.
“Pelayanan ini untuk mempermudah pelayanan sekaligus mendekatkan diri kepada para pendonor darah,” kata Ketua PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdhani melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Bandung, H. Maman Sudrajat, Rabu 19 November 2025.
Akibat membeludaknya calon pendonor sehingga Markas PMI menjadi ramai termasuk kendaraan yang memenuhi lapangan parkir depan markas PMI, kantor MUI maupun BAZNAS Kabupaten Bandung.
Pihak PMI juga menyediakan beberapa tenda dan kursi serta makanan penambah nutrisi bagi para pendonor yang telah selesai diambil darahnya.
Bakti sosial ini untuk mewadahi para pendonor rutin dari instansi pemerintah maupun TNI/Polri serta lembaga pendidikan di Kabupaten Bandung.
“Selain itu, kami berupaya menjaring para pendonor yang baru agar ikut dalam gerakan kemanusiaan ini,” katanya.
Lebih jauh H. Maman mengatakan, donor darah rutin pada hari ini merupakan terakhir di tahun 2025 karena tiga bulan kemudian sudah memasuki tahun baru.
“Alhamdulillah kegiatan PMI selama ini tak berhenti sebagai bukti PMI Kabupaten Bandung hadir di tengah masyarakat dan membantu meringankan beban warga,” katanya.
Selain donor darah, PMI Kabupaten Bandung juga menyediakan pemeriksaan mata gratis bekerja sama dengan klinik mata di Katapang.
Baca juga : Aliansi Pandawa Lima Gempur Dugaan Korupsi Proyek PUTR
Namun, tidak sedikit calon pendonor yang akhirnya merasa kecewa sebab tak memenuhi persyaratan untuk menyumbangkan darahnya.
Calon pendonor yang gagal mengikuti donor darah di antaranya karena kurang tidur semalam sebelum donor, mengonsumsi obat rutin, maupin sedang menstruasi bagi perempuan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

