Sekitarbandung.com – Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Kota Bandung dalam empat tahun terakhir menunjukkan dinamika yang menarik untuk dicermati, seiring dengan berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem budaya di tingkat kota.
Berbagai program pelestarian, pengembangan ruang ekspresi seni, hingga penguatan komunitas kreatif turut memengaruhi capaian IPK secara bertahap.
Pemerintah kota pun terus mendorong peningkatan kualitas kebudayaan dengan fokus pada keberlanjutan, partisipasi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi.
Perkembangan IPK Kota Bandung dalam 4 Tahun Terakhir Periode 2021–2024
Perkembangan IPK Kota Bandung dalam empat tahun terakhir berdasarkan Open Data Bandung (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) yaitu sebagai berikut:
- 2021: 50,95
- 2022: 51,75
- 2023: 52,57
- 2024: 58,88
Tahun 2024 menjadi periode dengan peningkatan terbesar, seiring pembaruan data mengenai warisan budaya yang berada dalam kondisi terpelihara atau berkembang di setiap kecamatan.
Baca Juga: DLH Kota Bandung Tinjau Langsung Operasional Mesin Motah di TPS Mandiri Kiringgit
Perbandingan IPK Kota Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia Tahun 2023
Perbandingan IPK Kota Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia berdasarkan Open Data Kota Bandung (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata), Open Data Jabar, dan Portal Satu Data Indonesia adalah sebagai berikut:
- Kota Bandung: 52,57
- Jawa Barat: 55,5
- Indonesia: 57,13
Kota Bandung diperkirakan memiliki sekitar 1.700 hingga 1.779 bangunan cagar budaya, namun hanya sekitar 200 yang telah resmi ditetapkan oleh Pemkot Bandung.
Untuk Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK), Kota Bandung masih berada di bawah tingkat provinsi dan nasional.
Sebagai informasi tambahan, Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) disusun untuk menggambarkan sejauh mana kemajuan pembangunan kebudayaan di suatu daerah.
Indeks ini menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan di bidang kebudayaan sekaligus acuan koordinasi lintas sektor dalam upaya pemajuan kebudayaan.
Tiga Parameter Utama IPK
Tiga parameter utama IPK yaitu sebagai berikut:
- Dimensi Ekonomi
- Dimensi Ekspresi
- Dimensi Warisan Budaya

