Pemkot Bandung Hadirkan Tombol Darurat, Siap Menampung Laporan Kedaruratan dari Masyarakat

Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan tombol darurat untuk meningkatkan keamanan di Kota Bandung sebagai bagian dari sistem Bandung Siaga 112 yang siap menampung

Dicky Wicaksono

Pemkot Bandung Hadirkan Tombol Darurat, Siap Menampung Laporan Kedaruratan dari Masyarakat
Pemkot Bandung Hadirkan Tombol Darurat, Siap Menampung Laporan Kedaruratan dari Masyarakat (Instagram/@humas_bandung)

Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan tombol darurat untuk meningkatkan keamanan di Kota Bandung sebagai bagian dari sistem Bandung Siaga 112 yang siap menampung berbagai laporan kedaruratan dari masyarakat.

Fasilitas ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam mempercepat respons terhadap kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.

Fasilitas ini terdapat di Taman Supratman dan Palestina Walk (Alun-Alun Bandung). Jika orang-orang di sekitar lokasi mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, mereka bisa langsung melakukan beberapa langkah yang di antaranya sebagai berikut:

  • Pastikan kondisi yang bersangkutan dalam keadaan tenang dan tekan tombol darurat. Langkah awal ini penting agar petugas dapat menerima laporan yang jelas tanpa hambatan.
  • Terhubung dengan petugas Bandung Siaga 112 yang terpantau melalui CCTV di Bandung Command Center. Petugas akan memantau situasi secara langsung untuk memastikan tingkat kedaruratan.
  • Laporkan kejadian kegawatdaruratan dan jelaskan apa yang terjadi. Penyampaian informasi yang akurat membantu petugas menentukan prioritas dan tindakan yang tepat.
  • Tim 112 langsung berkomunikasi dengan tim 119. Koordinasi cepat menjadi kunci dalam mempercepat proses penanganan.
  • Tim 119 menuju ke lokasi yang telah dilaporkan dengan waktu maksimal 15 menit menggunakan mobil ambulans. Tim medis berupaya tiba secepat mungkin sesuai standar operasional layanan kedaruratan.
  • Tim 119 memberikan pertolongan agar kondisi yang bersangkutan tidak semakin parah. Penanganan awal ini diharapkan dapat menjaga kondisi korban tetap stabil sebelum mendapat perawatan lanjutan.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Langkah Terpadu untuk Menghidupkan Kembali Pasar Batununggal

Salah satu petugas perempuan Diskominfo Kota Bandung menegaskan bahwa jika masyarakat mengalami situasi yang mengancam jiwa atau menemukan kejadian kegawatdaruratan, mereka bisa langsung menekan panic button.

Pernyataan ini merupakan bentuk dorongan agar masyarakat tidak ragu meminta bantuan.

“Jika kamu mengalami situasi yang mengancam jiwa atau menemukan kejadian kegawatdaruratan langsung tekan panic button, maka semua beres,” ujarnya.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @humas_bandung pada Jumat (5/12/2025), Pemkot Bandung mengimbau warga agar bijak dalam menggunakan layanan panic button.

Imbauan ini disampaikan untuk memastikan fasilitas darurat digunakan sesuai kebutuhan.

“Ingat bijak menggunakan layanan panic button!” tulisnya dalam caption.

Baca Juga: Pemkot Bandung Berhasil Tuntaskan 1.785 Unit Rutilahu Sepanjang Tahun 2025

Related Post

Tinggalkan komentar