Bobotoh Kampanyekan “Save Pangalengan” di Laga Persib vs Borneo, Warga Diajak Peduli Lingkungan

sekitarbandung.com – Dalam laga Persib Bandung kontra Borneo FC yang digelar pada 5 Desember 2025 di Stadion GBLA, perhatian bukan hanya tertuju pada aksi para

Aracely Azwa

Bobotoh Kampanyekan “Save Pangalengan” di Laga Persib vs Borneo, Warga Diajak Peduli Lingkungan

sekitarbandung.com – Dalam laga Persib Bandung kontra Borneo FC yang digelar pada 5 Desember 2025 di Stadion GBLA, perhatian bukan hanya tertuju pada aksi para pemain di lapangan, tetapi juga pada pesan yang dibawa para Bobotoh. Selain spanduk bertuliskan “Pray for Sumatera”, banyak mata penonton tertuju pada spanduk besar lain yang berbunyi “Save Pangalengan”.

Aksi ini menjadi simbol kepedulian Bobotoh terhadap alam, khususnya kawasan Pangalengan yang berada di hulu Bandung Raya. Mereka mengajak masyarakat untuk peduli pada lingkungan dan menghentikan segala bentuk pengrusakan di daerah resapan air tersebut.

Pangalengan dikenal sebagai daerah hulu yang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem Bandung Raya. Namun belakangan ini, kerusakan alam dan alih fungsi lahan semakin marak terjadi. Penebangan hutan, pengembangan perumahan, serta aktivitas pertanian yang tidak ramah lingkungan membuat kapasitas serapan air menurun drastis.

Baca Juga: Bojan Hodak Tegaskan Wiliam Marcilio Tak Kembali ke Persib, Ini Alasannya

Akibatnya, banjir yang sebelumnya hanya terjadi di musim hujan kini menjadi lebih sering dan merata, dari hulu hingga hilir. Fenomena ini menjadi peringatan nyata bagi warga Bandung Raya akan pentingnya menjaga kawasan resapan air.

Para Bobotoh berharap pesan yang mereka sampaikan melalui spanduk dapat menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta menjaga alam. Kampanye Save Pangalengan ini juga didukung oleh berbagai komunitas lingkungan dan aktivis yang menekankan bahwa kesadaran warga terhadap kelestarian alam merupakan kunci untuk mencegah bencana banjir berulang.

Selain sebagai dukungan lingkungan, gerakan ini menunjukkan bahwa komunitas penggemar sepak bola juga bisa berperan aktif dalam isu sosial dan ekologis. Bobotoh yang hadir dalam laga semalam menyatakan, “Kita harus peduli pada alam, kalau hulu rusak, hilir juga akan terkena dampaknya. Mari kita jaga Pangalengan agar Bandung tetap aman dari banjir.”

Aksi ini mendapat sorotan luas di media sosial, di mana warganet memuji inisiatif Bobotoh untuk mengangkat isu lingkungan melalui olahraga. Dengan begitu, kampanye Save Pangalengan tidak hanya menjadi seruan lokal, tetapi juga mendorong kesadaran nasional terhadap pentingnya menjaga hutan dan kawasan resapan air.

Melalui langkah kecil seperti spanduk di stadion, pesan besar tentang kelestarian alam dan kesadaran lingkungan terus disebarkan, menunjukkan bahwa setiap individu bisa berkontribusi untuk masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar