Sekitarbandung.com – Logo KFC dengan sosok pria tua berkacamata dan berjas putih mungkin sudah menjadi pemandangan yang sangat akrab di kehidupan sehari-hari. Gerai KFC tersebar di berbagai belahan dunia dan menjadi salah satu restoran cepat saji paling populer.
Namun, di balik senyum ramah Colonel Sanders yang terpampang di logo tersebut, tersimpan kisah pahit perjuangan panjang sebelum kesuksesan itu diraih.
Sosok di balik logo KFC adalah Harland David Sanders, yang lahir pada 9 September 1890 di Indiana, Amerika Serikat. Sejak kecil, hidup Sanders dipenuhi kesulitan.
Ayahnya meninggal dunia pada 1895, membuat Sanders harus bekerja sejak usia belia untuk membantu keluarganya. Sejak saat itu, ia menjalani berbagai pekerjaan serabutan tanpa kepastian masa depan.
Memasuki usia dewasa pada awal 1910-an hingga 1930-an, Sanders berpindah-pindah pekerjaan, mulai dari petani, kondektur trem, pemadam kebakaran, hingga penjual asuransi.
Namun, hampir semua usaha yang dijalaninya berakhir dengan kegagalan. Kehidupan ekonominya terus berada dalam kondisi tidak stabil.
Titik balik hidup Sanders terjadi pada 1930, ketika ia membuka usaha kecil di sebuah pom bensin di Corbin, Kentucky. Di tempat sederhana itulah ia mulai memasak dan menjual ayam goreng dengan resep racikan sendiri.
Sayangnya, pada 1950-an awal, bisnis tersebut sempat terpuruk setelah perubahan jalur jalan raya membuat restorannya kehilangan pelanggan.
Baca Juga: Setiap Hari Kita Melihat Logo Gudang Garam, Namun Tak Banyak yang Tahu Kisah Pahit di Baliknya
Keterpurukan kembali menghampiri Sanders pada 1955, ketika ia harus menutup usahanya dan hidup hanya dari uang pensiun yang sangat terbatas.
Namun, alih-alih menyerah, pada 1955–1956 Sanders justru memulai perjuangan baru dengan menawarkan resep ayam gorengnya ke berbagai restoran di Amerika Serikat, berkeliling dari kota ke kota.
Perjuangannya tidak mudah. Sanders mengalami ratusan penolakan sebelum akhirnya menemukan mitra yang bersedia menggunakan resep ayam gorengnya.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil pada akhir 1950-an, ketika konsep waralaba KFC berkembang pesat dan dikenal luas oleh masyarakat.
Kesuksesan besar datang pada 1964, saat Sanders menjual hak KFC kepada investor dengan nilai jutaan dolar, meski ia tetap menjadi ikon dan wajah merek tersebut.
Dari seorang pria yang berkali-kali gagal sejak awal abad ke-20, Sanders menjelma menjadi simbol kesuksesan global.
Kisah hidup Colonel Sanders membuktikan bahwa kegagalan dan keterpurukan bukanlah akhir dari segalanya.
Di balik logo KFC yang kita lihat setiap hari, tersimpan cerita tentang kegigihan, ketekunan, dan keberanian untuk bangkit kembali, bahkan ketika harapan terasa hampir habis.
Baca Juga: Setiap Hari Kita Melihat Kopi Kapal Api, Namun Tak Banyak yang Tahu Kisah Pahit di Baliknya

