Sekitarbandung.com – Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, kini menjadi pusat perhatian para peneliti lintas bidang pengetahuan di seluruh dunia.
Melalui diskusi dalam podcast Kulturasi yang digelar Kementerian Kebudayaan, arkeolog Universitas Indonesia, Dr. Ali Akbar, membedah berbagai fakta mengejutkan yang berpotensi menulis ulang perjalanan peradaban umat manusia.
Selama ini, Piramida Giza di Mesir dianggap sebagai salah satu pencapaian arsitektur tertua manusia yang dibangun sekitar 2.500 SM. Namun, penelitian di Gunung Padang mengungkapkan fakta yang melampaui ekspektasi tersebut.
Berdasarkan uji penanggalan karbon (carbon dating), situs ini memiliki lapisan budaya yang jauh lebih tua.
“Kita bicara angka 6.000 tahun sebelum Masehi untuk lapisan kedua, yang artinya situs ini sudah berdiri sekitar 8.000 tahun yang lalu,” ungkap Dr. Ali Akbar.
Bahkan, Ali menyebutkan adanya indikasi lapisan ketiga di kedalaman yang lebih ekstrem dengan usia mencapai 14.000 tahun sebelum Masehi (masih dalam kajian).
Baca Juga: Cerminkan Karakter 7 KAIH, Murid Sekolah se-Kabupaten Padang Pariaman Bersihkan SMAN 1 Batang Anai
Lebih lanjut, Ali juga mengungkapkan bahwa para peneliti menemukan fakta bahwa situs tersebut merupakan bangunan buatan manusia yang dibangun berlapis-lapis (multilayer) oleh lintas generasi.
Menggunakan teknologi seperti georadar dan seismic tomography, tim ahli menemukan sesuatu di bawah permukaan tanah berupa struktur beton purba dan ruang-ruang yang sengaja dibentuk.
Struktur tersebut secara lokal dikenal sebagai Punden Berundak, atau dalam terminologi internasional disebut sebagai Step Pyramid (Piramida Tangga).
Menariknya, ribuan batu kolom (columnar joint) yang menyusun situs ini tidak berasal dari bukit tersebut, melainkan didatangkan dari lokasi lain yang berjarak sekitar dua kilometer.
Hal ini membuktikan adanya mobilisasi massa dan pengorganisasian kerja yang sangat maju pada masanya.
Saat ini, banyak peneliti dari Amerika Serikat, Belanda, hingga Brasil yang datang untuk ikut meneliti Situs Gunung Padang sebagai salah satu titik awal peradaban manusia di muka bumi.
Baca Juga: Momen Kelahiran Bayi Gajah Warnai Pusat Konservasi Jalur 21 Padang Sugihan

