Sekitarbandung.com – Kepolisian Resor (Polres) Cimahi, Jawa Barat, membuka posko Disaster Victim Identification (DVI) di lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Langkah ini sebagai upaya mempercepat proses identifikasi korban yang ditemukan meninggal dunia akibat peristiwa tanah longsor yang dipicu oleh cuaca ekstrem.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurullah Adi Putra, mengatakan posko DVI dibentuk bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat untuk menangani proses identifikasi jenazah korban yang ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Posko ini juga dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan awal untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarga.
Pendirian posko DVI dilakukan di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik di kawasan perbukitan Cisarua, sehingga proses evakuasi dan identifikasi masih menghadapi tantangan.
Menurut data terbaru, sejumlah korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor, namun masih banyak yang belum ditemukan dan dalam pencarian intensif.
Hingga Minggu, 25 Januari 2026 siang, posko DVI telah menerima 16 kantong jenazah korban longsor yang kini berada di Puskesmas Pasirlangu untuk proses identifikasi.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Badan Geologi Wanti-wanti Longsor Susulan di Bandung Barat
Dari jumlah tersebut, beberapa jenazah sudah berhasil diidentifikasi oleh tim, sementara sisanya masih dalam pemeriksaan sesuai standar prosedur identifikasi.
Kapolres Cimahi menjelaskan bahwa keberadaan posko DVI sangat penting mengingat masih banyaknya korban yang dilaporkan hilang dan belum diketahui identitasnya.
Personel kepolisian dari Polres Cimahi bersama Polda Jawa Barat serta tim SAR gabungan terus bekerja untuk mengevakuasi korban dan membantu keluarga dalam proses identifikasi.
Selain penanganan jenazah, posko DVI juga menjadi pusat informasi bagi keluarga korban yang mencari data terkait orang yang hilang atau masih dalam proses evakuasi.
Upaya ini dilakukan untuk memberikan kepastian dan dukungan bagi para keluarga korban di tengah situasi yang penuh duka akibat bencana ini.
Proses identifikasi di posko DVI diperkirakan akan terus berlangsung seiring ditemukannya lebih banyak jenazah oleh tim SAR di lokasi longsor, dengan tetap mengutamakan prosedur ilmiah dan koordinasi antara kepolisian, medis, serta instansi terkait lainnya.
Baca Juga: Tanah Longsor di Lembang Tewaskan Pasangan Suami Istri, Rumah Tertimbun Material

