BPJS Dicoret? Tenang, Pemprov Jawa Barat Tegaskan Siap Gerak Cepat Bantu Warga

Sekitarbandung.com – Sejumlah Wargi Jabar dengan penyakit kronis seperti kanker, talasemia, dan gagal ginjal tercatat terhapus dari kepesertaan PBI Kemensos, sehingga tidak bisa berobat menggunakan

Dicky Wicaksono

BPJS Dicoret? Tenang, Pemprov Jawa Barat Tegaskan Siap Gerak Cepat Bantu Warga
BPJS Dicoret? Tenang, Pemprov Jawa Barat Tegaskan Siap Gerak Cepat Bantu Warga (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Sejumlah Wargi Jabar dengan penyakit kronis seperti kanker, talasemia, dan gagal ginjal tercatat terhapus dari kepesertaan PBI Kemensos, sehingga tidak bisa berobat menggunakan BPJS Kesehatan.

Pemprov Jabar langsung bergerak cepat. Gubernur Dedi Mulyadi memastikan pendataan ulang dilakukan agar warga yang benar-benar tidak mampu tetap mendapatkan jaminan kesehatan.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam memastikan layanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi masyarakat.

Kabar baiknya, Pemprov Jabar akan menanggung iuran BPJS segmen PBI bagi warga miskin penderita penyakit kronis yang tercoret dari data pusat. Artinya:

  • Bisa langsung berobat lagi
  • Tidak perlu menunda pengobatan
  • Rumah sakit tetap melayani

Baca Juga: 70.202 Warga Bandung Alami Penonaktifan BPJS PBI

Oleh karena itu, Pemprov Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Minggu (8/2/2026), menegaskan bahwa setiap Wargi Jabar berhak merasa aman soal kesehatan.

“Karena setiap Wargi Jabar berhak merasa aman soal kesehatan, terutama yang sedang berjuang melawan penyakit kronis,” tulisnya dalam caption.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah netizen mengaku masih merasa ragu dengan informasi tersebut karena dikhawatirkan adanya miskomunikasi antara Pemprov Jawa Barat dan pihak rumah sakit.

Menjawab keraguan tersebut, Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa informasi lanjutan terkait kebijakan ini akan disampaikan lebih lanjut sekurang-kurangnya pada minggu ini.

Baca Juga: TBC, Stunting, BPJS: Tiga Prioritas Baru Kesehatan Bandung

Related Post

Tinggalkan komentar