Sekitarbandung.com – Kementerian Perhubungan terus mengembangkan sistem transportasi cerdas atau Intelligent Transport System (ITS) di sejumlah wilayah perkotaan, termasuk kawasan Mebidang di Sumatera Utara dan Kota Bandung.
Pengembangan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efisiensi layanan angkutan umum, keselamatan perjalanan, serta integrasi antar moda transportasi di kota besar.
Di Bandung, penerapan sistem tersebut mencakup pemantauan armada secara digital, pengelolaan rute berbasis data, hingga penguatan pusat kendali transportasi.
Sementara di kawasan Mebidang yang meliputi Medan, Binjai, dan Deli Serdang, ITS dikembangkan untuk mendukung sistem transportasi perkotaan terpadu yang sedang dibangun pemerintah.
Baca Juga: Layanan Baru Stasiun Gadobangkong, Apa Saja Ya?
Kemenhub menyebut pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu menekan kemacetan, meningkatkan ketepatan waktu angkutan, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan transportasi publik.
Selain itu, sistem transportasi cerdas juga akan membantu pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan berbasis data lalu lintas dan mobilitas warga.
Program ini merupakan bagian dari strategi nasional penguatan transportasi perkotaan berkelanjutan yang difokuskan pada digitalisasi layanan dan integrasi jaringan transportasi.
Ke depan, pemerintah menargetkan penerapan ITS dapat diperluas ke kota-kota lain guna meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Indonesia.
Baca Juga: Diproyeksikan Menuju 437 Juta Penumpang pada Tahun 2030, KAI Perkuat KRL Jabodetabek

