Sekitarbandung.com – Korea Utara merilis sejumlah foto yang memperlihatkan putri pemimpin Korut, Kim Jong Un, yang bernama Kim Ju Ae sedang menembak menggunakan senapan.
Media pemerintah Pyongyang menerbitkan gambar Ju Ae yang sedang menembakkan benda yang tampak seperti pistol dengan salah satu matanya tertutup, sementara api menyembur dari moncong senjata tersebut.
Di lokasi tersebut, pemimpin Kim mengunjungi “ruang tembak” pabrik, di mana ia juga berkesempatan menguji langsung pistol “tipe baru” tersebut dan menyampaikan rasa puasnya terhadap “keunggulan” senjata tersebut.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), lembaga berita resmi Pyongyang, menyatakan bahwa Ju Ae bersama ayahnya menghadiri sebuah acara di sebuah “pabrik amunisi utama” yang memproduksi pistol baru serta berbagai “senjata ringan portabel” lainnya.
Gambar yang dirilis media pemerintah menunjukkan keduanya mengenakan jaket kulit serupa yang sering dianggap sebagai simbol kekuasaan di Korea Utara, sambil mendapatkan penjelasan dari para pejabat saat melihat-lihat fasilitas tersebut.
Kemunculan Kim Ju Ae dalam kegiatan militer bersama ayahnya kembali menarik perhatian publik internasional, dan sejumlah pengamat menilai kemunculannya memicu berbagai spekulasi bahwa ia sedang dipersiapkan sebagai penerus kepemimpinan di Korea Utara.
Baca Juga: Kim Jong Un Akan Berikan Hukuman Berat kepada Warga Korea Utara yang Hina Nabi Muhammad SAW
Sebelumnya, juga muncul dugaan dari Badan Intelijen Nasional Korea Selatan bahwa Kim Jong Un telah membawa putrinya yang diperkirakan berusia sekitar 13 tahun ke tahap ditetapkan sebagai penerus.
Badan intelijen Seoul menyebut bahwa penggunaan istilah dari “pelatihan calon penerus” ke “tahap ditetapkan sebagai penerus” menunjukkan bahwa putrinya kini dipandang memiliki posisi lebih resmi dalam struktur suksesi kepemimpinan Korea Utara.
Menurut laporan NIS, putrinya sering muncul pada acara tingkat tinggi negara seperti peringatan hari militer dan kunjungan ke Kumsusan Palace of the Sun, serta menunjukkan tanda-tanda memberikan pendapat terhadap beberapa kebijakan tertentu.
Laporan intelijen tersebut disampaikan menjelang kongres besar Partai Pekerja Korea Utara yang dijadwalkan pada akhir Februari, di mana pejabat Korea Selatan dan para pengamat menilai hal itu bisa menjadi momen penegasan posisi calon penerus.
Baca Juga: Kim Jong Un Diduga Pilih Putrinya yang Berusia 13 Tahun Menjadi Penerus Pemimpin Korea Utara

