Sekitarbandung.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai membangun kios baru untuk relokasi para pedagang setelah pembongkaran ratusan warung di kawasan wisata Ciater, Kabupaten Subang.
Langkah ini dilakukan setelah penertiban bangunan yang berdiri di sepanjang jalur wisata menuju Tangkuban Parahu yang sebelumnya dipenuhi warung milik pedagang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut pembangunan kios baru tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah agar para pedagang tetap memiliki tempat untuk berjualan.
Relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya penataan kawasan wisata Ciater agar terlihat lebih rapi, tertata, dan nyaman bagi para wisatawan yang berkunjung.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Pinjam Uang ke Bank BJB? Dedi Mulyadi: Itu Masih Wacana!
Sebelumnya, sebanyak 978 warung yang berada di sepanjang jalur wisata Ciater dibongkar karena dinilai melanggar aturan tata ruang dan berdiri di area yang tidak semestinya.
Setelah proses pembongkaran tersebut, pemerintah langsung melakukan pendataan terhadap para pedagang untuk memastikan mereka dapat menempati kios relokasi yang sedang dibangun.
Kios-kios baru tersebut dirancang dengan konsep arsitektur khas Sunda agar tetap selaras dengan identitas budaya lokal sekaligus mempercantik kawasan wisata.
Dengan adanya pembangunan kios relokasi ini, pemerintah berharap para pedagang dapat kembali berjualan dengan lebih tertib tanpa mengganggu fungsi jalan dan keindahan kawasan wisata Ciater.
baca Juga: Dianggap Gubernur Konten, Dedi Mulyadi Jadi Posisi Teratas dalam Highest Publication dan Engagement

