Sekitarbandung.com – Peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946 menjadi simbol perjuangan rakyat Bandung. Kini, jejak sejarahnya diabadikan dalam 10 titik stilasi yang tersebar di berbagai sudut kota.
1. Jl. Ir. H. Juanda – Sultan Agung
Lokasi kantor berita Domei pada tahun 1937. Tempat ini juga dikenal sebagai salah satu titik awal penyebaran informasi penting, termasuk pembacaan teks proklamasi di Bandung.
2. Jl. Braga – Naripan, Gedung Denis (kini Bank BJB)
Saksi peristiwa perobekan bendera Belanda oleh para pejuang Bandung. Lokasi ini memiliki nilai historis tinggi dalam perlawanan terhadap penjajahan.
3. Jl. Simpang
Tempat perumusan keputusan pembumihangusan Kota Bandung. Dari lokasi ini pula perintah untuk meninggalkan kota dikomandoi oleh para pejuang.
4. SD Dewi Sartika
Titik penting di kawasan Oto Iskandardinata yang turut menyimpan jejak sejarah perjuangan warga Bandung.
5. Jl. Ciguriang
Markas Divisi III Siliwangi yang dipimpin oleh Kolonel A.H. Nasution. Tempat ini berperan penting dalam strategi militer saat masa perjuangan.
Baca Juga: Peringatan Bandung Lautan Api 2026 Jadi Momentum Mengenang Pengorbanan Warga Kota
6. Lengkong Tengah – Lengkong Dalam
Dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam penyebaran informasi kemerdekaan, termasuk pembacaan teks proklamasi di Bandung.
7. Jl. Jembatan Baru
Salah satu garis pertahanan pejuang saat Pertempuran Lengkong. Kawasan ini menjadi saksi keberanian para pejuang dalam menghadapi musuh.
8. Jl. Asia-Afrika depan Gedung Jiwasraya
Bekas markas Resimen 8 pada tahun 1922. Lokasi ini memiliki peran strategis dalam pergerakan militer pada masa itu.
9. Jl. Asmi (SD Asmi)
Markas pemuda pejuang yang tergabung dalam PESINDO dan BBRI. Tempat ini menjadi pusat aktivitas pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan.
10. Gereja Gloria
Salah satu garis pertahanan pejuang saat Pertempuran Lengkong. Lokasi ini turut memperkuat posisi pertahanan dalam menghadapi serangan musuh.
Sepuluh titik tersebut menjadi saksi bisu semangat juang warga Bandung. Oleh karena itu, penting bagi generasi saat ini untuk mengenali, menjaga, dan melestarikan sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa.

