Sekitarbandung.com – Para ASN di pusat maupun daerah resmi akan melaksanakan WFH setiap hari Jumat demi efisiensi energi di tengah situasi global saat ini.
Wacana kebijakan ini bergulir seiring terjadinya perang di Timur Tengah yang turut berimbas pada jalur distribusi minyak akibat Selat Hormuz yang ditutup.
Tidak hanya WFH, penggunaan mobil dinas juga akan dipangkas hingga 50 persen. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi mobilitas.
“Penerapan WFH bagi ASN di pusat dan daerah, satu hari kerja dalam seminggu yaitu setiap Jumat yang diatur dalam Surat Edaran Menpan RB dan SE Mendagri,” ujarnya dalam konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, pada Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Pendidikan Jawa Barat Terus Naik, Berikut Fakta yang Jarang Diketahui!
“Efisiensi mobilitas termasuk pembatasan penggunaan mobil dinas 50 persen kecuali untuk operasional dan mobil listrik dan mendorong penggunaan transportasi publik,” lanjutnya.
Sementara itu, untuk karyawan swasta kebijakan ini akan diatur oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan bahwa kebijakan ini akan segera diumumkan secara rinci.
“Terkait dengan surat edaran dan program optimasi energi di tempat kerja untuk perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD segera kita umumkan ke teman-teman media dan publik insyaallah besok,” tuturnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menekan konsumsi energi nasional sekaligus mendorong perubahan pola kerja yang lebih fleksibel dan efisien di berbagai sektor.

