Sekitarbandung.com – Sekarang, pengisian BBM subsidi tidak bisa dilakukan secara bebas lagi karena pengisian Pertalite dan Solar sudah menggunakan sistem digital berupa QR Code MyPertamina.
Tujuannya adalah agar subsidi lebih tepat sasaran. Sementara itu, pembatasan tersebut juga memiliki beberapa alasan sebagai berikut:
Agar subsidi tidak salah sasaran.
Mengurangi penyalahgunaan BBM.
Lebih adil bagi masyarakat yang berhak.
Jadi, dengan kata lain, hal ini menandakan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk mempersulit, melainkan untuk mengatur agar lebih tepat sasaran.
Jatah BBM Subsidi per Hari
- Mobil pribadi: ± 20 liter/hari.
- Motor: ± 4 liter/hari.
- Kendaraan angkutan/barang (Solar): ± 60 liter/hari.
- Kendaraan umum: ± 80 liter/hari.
Baca Juga: 5 Juta Pelanggan Telah Mudik Lebaran 2026 Naik KAI, Didominasi oleh Kelas Ekonomi
Cara Tetap Aman Isi BBM
Agar tetap aman saat mengisi BBM, ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Daftar di Subsidi Tepat MyPertamina.
- Isi data kendaraan dan identitas.
- Tunggu verifikasi.
- Dapatkan QR Code.
- Scan saat mengisi BBM di SPBU.
Oleh karena itu, Pemprov Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Senin (6/4/2026), mengimbau masyarakat agar tidak kehabisan kuota dengan melakukan beberapa tips berikut ini:
- Isi sesuai kebutuhan.
- Pastikan QR aktif.
- Cek informasi terbaru secara berkala.
Sebagai informasi tambahan, ketentuan bisa berbeda-beda di setiap wilayah. Jadi, pastikan untuk selalu mengecek update terbaru dari Pertamina setempat.
Baca Juga: Suasana Haru Pemakaman Militer Almarhum Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar

