Klasifikasi UMKM dan Jumlah Penambahannya di Kota Bandung per April 2026

Sekitarbandung.com – Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah usaha produktif yang dimiliki oleh orang perorangan atau badan

Dicky Wicaksono

Klasifikasi UMKM dan Jumlah Penambahannya di Kota Bandung per April 2026
Klasifikasi UMKM dan Jumlah Penambahannya di Kota Bandung per April 2026 (Instagram/@bdg.data)

Sekitarbandung.com – Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah usaha produktif yang dimiliki oleh orang perorangan atau badan usaha yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Usaha Mikro: memiliki modal usaha sampai dengan paling banyak 1 miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
  • Usaha Kecil: memiliki modal usaha lebih dari 1 miliar rupiah sampai dengan paling banyak 5 miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
  • Usaha Menengah: memiliki modal usaha lebih dari 5 miliar rupiah sampai dengan paling banyak 10 miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

Klasifikasi Usaha UMKM di Kota Bandung per April 2026

  • Usaha Mikro: 12.391 unit.
  • Usaha Kecil: 479 unit.
  • Usaha Menengah: 17 unit.
  • Jumlah: 12.887 unit.

NB: Didominasi oleh sebanyak 96 persen usaha mikro.

Baca Juga: Tekan Pengangguran, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya dan Pelatihan Kompetensi

Jumlah Penambahan UMKM Kota Bandung per Tahun per Januari 2026

  • 2021: 1.849.
  • 2022: 722 (turun 60,9 persen).
  • 2023: 1.003 (naik 38,9 persen).
  • 2024: 1.081 (naik 7,8 persen).
  • 2025: 1.198 (naik 10,8 persen).

Setelah sempat menurun pada 2022, penambahan UMKM kembali menunjukkan tren peningkatan. Selama 2023-2025, total UMKM tambahan mencapai 3.282 unit.

Jenis Usaha UMKM Tambahan di Kota Bandung Tahun 2025

  • Kuliner: 771 unit.
  • Fashion: 145 unit.
  • Perdagangan: 96 unit.
  • Handicraft: 77 unit.
  • Jasa: 59 unit.
  • Lainnya: 50 unit.
  • Total: 1.198 unit.

NB: 64,4 persen UMKM kuliner.

Data tersebut menunjukkan bahwa geliat UMKM di Kota Bandung terus tumbuh dengan sektor kuliner sebagai penopang utama, sekaligus menjadi sinyal positif bagi pergerakan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja baru.

Baca Juga: Perkuat Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Salurkan Sarana Prasarana Pengolahan Sampah

Related Post

Tinggalkan komentar