6 Film yang Buktikan Jadi Petani Tidak Seindah Ekspektasi

Sekitarbandung.com – Kehidupan sebagai petani terlihat begitu menenangkan dan menjanjikan. Tetapi di balik itu semua ada beberapa hal yang sering kali tidak pernah masuk ke

Dicky Wicaksono

6 Film yang Buktikan Jadi Petani Tidak Seindah Ekspektasi
6 Film yang Buktikan Jadi Petani Tidak Seindah Ekspektasi

Sekitarbandung.com – Kehidupan sebagai petani terlihat begitu menenangkan dan menjanjikan. Tetapi di balik itu semua ada beberapa hal yang sering kali tidak pernah masuk ke dalam pertimbangan.

Lantas, apa saja suka dukanya menjadi petani? Beberapa film berikut bisa menjadi gambaran awal yang membuka pikiranmu. Jadikan pertimbangan sebelum meromantisasinya secara ugal-ugalan.

1. Happy as Lazzaro (2018)

Film ini bercerita tentang Lazzaro, remaja desa di Italia yang hidup sebagai buruh tani yang dieksploitasi.

Saat warga diselamatkan, ia tertinggal dan kisahnya membuka realita pahit soal perbudakan modern di sektor pertanian.

2. Minari (2020)

Film ini menceritakan keluarga imigran Korea di Arkansas pada tahun 1980-an yang nekat merantau demi hidup lebih baik.

Sang ayah mengejar impian menjadi petani, tetapi harus menghadapi berbagai tantangan dan kenyataan pahit.

3. The Beasts (2022)

Film ini bercerita tentang pria asal Prancis yang pindah ke desa di Spanyol demi hidup tenang sebagai petani.

Awalnya lancar, hingga konflik dengan warga membuat hidupnya tidak lagi aman dan menguji impian slow living.

Baca Juga: 5 Film yang Dianggap Gunakan CGI Paling Buruk dan Malah Jadi Bahan Olok-olokan

4. Alcarràs (2022)

Film ini mengisahkan tentang keluarga petani di Katalonia yang terancam terusir dari tanah warisan karena akan dijadikan ladang panel surya.

Konflik pun muncul saat mereka harus memilih antara bertahan atau merelakan sumber hidupnya hilang.

5. Shepherds (2024)

Film ini mengikuti Mathyas, pemuda kota yang ingin hidup tenang di desa sebagai peternak.

Saat mulai bekerja sebagai penggembala, ia justru dihadapkan pada realita keras yang jauh dari bayangannya soal slow living.

6. Living the Land (2025)

Film ini mengikuti kehidupan desa di China era 1990-an melalui sudut pandang bocah bernama Xu.

Ia menyaksikan suka duka warga petani hingga perubahan besar, termasuk eksodus anak muda ke kota demi hidup lebih layak.

Deretan film tersebut menunjukkan bahwa kehidupan petani bukan hanya tentang pemandangan indah dan ketenangan, tetapi juga penuh perjuangan, risiko, dan pengorbanan.

Melalui kisah-kisah itu, penonton diajak melihat realita di balik sektor pertanian sekaligus menghargai kerja keras para petani yang menopang kebutuhan banyak orang.

Baca Juga: 5 Film Indonesia tentang Realita Hidup Para Pejuang Rupiah

Related Post

Tinggalkan komentar