Sekitarbandung.com – Sebelum manusia ada, ternyata dunia pernah mengalami beberapa kiamat yang tidak hanya berakibatkan individu, tetapi massal. Lantas, kiamat-kiamat apa saja tersebut?
1. Kepunahan Ordovisium-Silur (~444 juta tahun lalu)
Salah satu kepunahan besar yang sering dilupakan dan dipicu oleh zaman es ekstrem, yang menyebabkan turunnya permukaan laut dan menghancurkan habitat laut.
2. Kepunahan Devon Akhir (~359-372 juta tahun lalu)
Terjadi secara bertahap dalam beberapa fase, dan banyak kehidupan laut punah, terutama terumbu karang awal, diduga akibat perubahan oksigen di laut.
3. Kepunahan Massal Permian-Trias (~252 juta tahun lalu)
Dikenal sebagai “The Great Dying”, kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi. Sekitar 90 persen spesies laut dan 70 persen spesies darat punah yang kemungkinan akibat aktivitas vulkanik ekstrem dan perubahan iklim drastis.
Baca Juga: Kiamat Jatuh di Langit Jepang, Kehancuran Bom Nuklir ini Justru Jadi Tiket Kemerdekaan RI
4. Kepunahan Trias-Jura (~201 juta tahun lalu)
Sekitar 80 persen spesies punah, sehingga membuka jalan bagi dinosaurus untuk mendominasi yang kemungkinan penyebabnya yaitu aktivitas vulkanik besar dan perubahan CO₂.
5. Kepunahan Kapur-Paleogen (~66 juta tahun lalu)
Meteor besar menghantam Bumi dan memusnahkan dinosaurus non-unggas, serta banyak ekosistem lainnya yang juga ikut terdampak.
6. Kepunahan Holosen (sekarang dan masih berlangsung)
Sering disebut sebagai kepunahan massal keenam dan banyak spesies modern punah akibat aktivitas manusia, seperti deforestasi, polusi, dan perubahan iklim.
Dari berbagai peristiwa kepunahan massal tersebut, terlihat bahwa kehidupan di Bumi selalu berada dalam siklus kehancuran dan kebangkitan, namun yang membedakan era sekarang adalah peran manusia sebagai faktor utama.
Baca Juga: 7 Masa-masa Terburuk dalam Sejarah Manusia yang Terasa seperti Kiamat

