Sekitarbandung.com – Sebut saja namanya Jose Mujica. Ia merupakan presiden Uruguay pada periode tahun 2010-2015. Seluruh dunia menjulukinya sebagai “Presiden Termiskin”. Bukan tanpa alasan julukan ini muncul.
Alasan tersebut yaitu karena gajinya hanya sekitar Rp170 juta per bulan. Namun, 90 persen dari gajinya itu ia sumbangkan untuk amal dan pengusaha-pengusaha kecil.
Mujica hanya hidup dengan Rp17 juta per bulan. Kendaraan dinasnya bukan limosin lapis baja, melainkan mobil VW Beetle (Kodok) keluaran tahun 1987.
Gaya hidup ini sama sekali bukan sekadar pencitraan politik. Mujica dulunya adalah gerilyawan sayap kiri yang pernah ditembak sebanyak enam kali oleh aparat.
Baca Juga: Sehari Pasca Soeharto Mundur, Presiden Habibie Perintahkan Copot Prabowo dari Jabatannya
Selain itu, ia juga pernah dipenjara selama 14 tahun dan sering disiksa di sel isolasi bawah tanah. Masa kelam itu mengajarinya satu hal, yaitu manusia hanya membutuhkan sedikit untuk hidup. Ia pernah mengatakan:
“Orang miskin bukanlah mereka yang mempunyai sedikit harta, tetapi mereka yang tidak pernah merasa puas dan selalu menginginkan lebih.”
Meski hidup sederhana, kinerjanya dinilai luar biasa. Di bawah kepemimpinannya, ekonomi Uruguay menjadi stabil dan tingkat kemiskinan turun secara signifikan.
Mujica turun dari jabatannya dengan tingkat kepuasan rakyat yang sangat tinggi. Ia membuktikan bahwa kekuasaan tidak selalu merusak moral seseorang.
Baca Juga: 8 Program Paling Mahal dari Setiap Presiden Indonesia, Mana yang Lebih Berguna?

