Sekitarbandung.com – Judi online tidak datang secara tiba-tiba, tetapi sering berawal dari coba-coba lalu berujung derita. Hal ini bisa dimulai dari melihat iklan di media sosial, diajak teman, maupun menggunakan uang kecil terlebih dahulu.
Baru menang sedikit dan otak langsung berpikir, “Wah, gampang juga ya mendapatkan uang”. Padahal, hal itulah yang membuat banyak orang mulai terjebak.
Kecanduan Judi Online Itu Nyata
Saat “cuma sekali lagi” menjadi kebiasaan yang berbahaya, akhirnya muncul kondisi susah berhenti dan terus mengejar kekalahan, finansial mulai terganggu, serta emosi semakin tidak stabil.
Jika sudah begini, maka ini bukan hanya sekadar kebiasaan buruk lagi, tetapi kecanduan judi online memang menjadi nyata.
Artinya, korban bisa mengalami gangguan kontrol diri dan sering membutuhkan bantuan profesional seperti psikolog dan psikiater.
Hal ini dikarenakan tidak semua orang yang kecanduan judi online bisa berhenti dengan sendirinya.
Baca Juga: 5 Perusahaan Robotik yang Berpotensi Bisa Mengubah Masa Depan
Langkah yang Bisa Dilakukan
Inilah mengapa, langkah-langkah yang bisa dilakukan bagi yang kecanduan judi online yaitu sebagai berikut:
- Kenali tanda-tandanya, seperti mudah emosi, sering meminjam uang, dan adanya perubahan perilaku.
- Bangun komunikasi yang aman agar korban berani bercerita tanpa takut untuk dihakimi.
- Cari bantuan profesional jika diperlukan.
Terkadang orang tidak membutuhkan ceramah terlebih dahulu, tetapi membutuhkan untuk didengarkan.
Bersihkan Ruang Digital dari Judi Online
Kalau menemukan konten atau iklan judi online, segera laporkan melalui aduankonten.id dan/atau call center Kominfo yaitu 159.
Oleh karena itu, Pemprov Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Senin (25/5/2026), mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi judi online tumbuh di sekitar kita.
“Yuk ah, bersihkan ruang digital dari judi online. Jangan kasih ruang untuk judi online tumbuh di sekitar kita!” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: 5 Industri Masa Depan yang Berpotensi Bisa Melahirkan Orang Kaya Baru

