7 Proyek Ambisius yang Berakhir Jadi Kota Hantu

Sekitarbandung.com – Dalam sepanjang sejarah, ada kota-kota yang dibangun dengan ambisi luar biasa, menelan biaya miliaran dolar, dan digadang-gadang akan menjadi pusat ekonomi masa depan.

Dicky Wicaksono

7 Proyek Ambisius yang Berakhir Jadi Kota Hantu
7 Proyek Ambisius yang Berakhir Jadi Kota Hantu

Sekitarbandung.com – Dalam sepanjang sejarah, ada kota-kota yang dibangun dengan ambisi luar biasa, menelan biaya miliaran dolar, dan digadang-gadang akan menjadi pusat ekonomi masa depan.

Gedung-gedung megah berdiri, infrastruktur dibangun, dan harapan besar ditanamkan. Namun, kenyataannya tidak selalu berjalan sesuai rencana. Lantas, proyek-proyek apa saja yang dimaksud tersebut?

1. Fordlandia (1928)

Mimpi industri yang gagal di tengah hutan, kota ini dibangun oleh Henry Ford untuk mendukung produksi karet di Brasil.

Namun, proyek tersebut menghadapi masalah lingkungan, penyakit, dan konflik budaya. Akhirnya, kota itu ditinggalkan dan menjadi proyek gagal legendaris.

2. Centralia (1962)

Kota yang terbakar dari bawah tanah, kebakaran tambang bawah tanah di Centralia berlangsung selama puluhan tahun dan membuat kota tidak aman dihuni.

Asap dan retakan tanah memaksa sebagian besar penduduk meninggalkan wilayah tersebut. Sampai sekarang, api bawah tanahnya masih belum sepenuhnya padam.

3. Hashima Island (1974)

Pulau industri yang berubah jadi kota mati, pulau ini dulunya dipenuhi pekerja tambang batu bara dan bangunan padat penduduk.

Ketika industri tambang runtuh, seluruh pulau perlahan ditinggalkan. Kini Hashima dikenal sebagai salah satu kota hantu paling terkenal di dunia.

4. Pripyat (1986)

Kota yang ditinggalkan setelah bencana nuklir, Pripyat dulunya adalah kota modern untuk para pekerja Chernobyl.

Namun, setelah tragedi nuklir tahun 1986, kota ini dievakuasi dan ditinggalkan dalam waktu singkat. Kini Pripyat menjadi simbol salah satu bencana teknologi terbesar di dunia.

Baca Juga: Cara Unik Islam Makhachev Setujui Fans untuk Foto Bersama, Push Up 25 Kali

5. Naypyidaw (2005)

Ibu kota besar yang sering terlihat kosong, Myanmar membangun Naypyidaw sebagai ibu kota baru dengan jalan super lebar dan infrastruktur besar.

Namun, karena populasi dan aktivitasnya tidak sepadat kota besar lain, banyak orang menjulukinya sebagai “kota kosong modern”.

6. Ordos Kangbashi (2009)

Kota modern tanpa penduduk, Kangbashi dibangun sebagai kota futuristik lengkap dengan apartemen, jalan besar, dan gedung megah.

Namun, pada awal pengembangannya, jumlah penduduk jauh lebih sedikit dibanding kapasitas kota. Karena itu, wilayah ini sempat terkenal sebagai “ghost city” terbesar di China.

7. IKN (2022)

Kota ini disebut-sebut akan menjadi kota yang paling maju di Indonesia. Kota ini dibangun menggunakan anggaran senilai Rp466 triliun rupiah.

Kisah kota-kota tersebut menunjukkan bahwa kemegahan infrastruktur dan besarnya investasi tidak selalu menjamin keberhasilan sebuah proyek.

Baca Juga: Sejarah Jarak Lari Marathon 42,195 Km, Diciptakan agar Keluarga Kerajaan Senang

Related Post

Tinggalkan komentar