Sekitarbandung.com – Jika berbicara tentang kelulusan sekolah, maka yang terbayang biasanya tidak jauh dari konvoi, coret-coret seragam, atau euforia yang terkadang justru membuat jalanan macet dan mengganggu orang lain.
Padahal, setelah 12 tahun menempuh pendidikan, momen kelulusan sebenarnya bisa dirayakan dengan banyak cara. Buktinya ditunjukkan oleh siswa-siswi SMA Kolese De Britto Yogyakarta.
Pada tahun ini, sebanyak 288 siswa De Britto dinyatakan lulus 100 persen. Namun, alih-alih turun ke jalan untuk melakukan konvoi, mereka justru memilih berjalan kaki bersama menuju Tugu Jogja.
Perjalanan tersebut bukan hanya sekadar jalan santai. Mereka menempuh long march sejauh sekitar 3,7 kilometer sambil membawa satu pesan sederhana, yaitu rasa syukur sebaiknya juga dapat dirasakan oleh orang lain.
Sepanjang perjalanan, mereka membagikan sekitar 200 paket sembako kepada pekerja jalanan dan warga yang membutuhkan. Selain itu, mereka juga memungut sampah yang ditemukan di sepanjang rute.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Sekolah Maung di Jawa Barat yang Perlu Kamu Ketahui
Satu hal yang membuat banyak orang terharu yaitu di barisan paling depan mereka membawa foto guru dan teman-teman seangkatan yang telah berpulang.
Bahkan yang lebih menarik, tradisi ini bukanlah sesuatu yang baru. Aksi long march dan berbagi seperti ini sudah dilakukan oleh siswa De Britto sejak akhir tahun 1990-an.
Tradisi tersebut lahir sebagai bentuk penolakan terhadap budaya perayaan kelulusan yang dianggap kurang bermanfaat. Mereka ingin menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak harus identik dengan keramaian atau gangguan bagi orang lain.
Nilai yang mereka pegang sederhana, yaitu Man for and with Others, yang berarti bahwa keberhasilan bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat hadir dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Mungkin inilah salah satu bentuk kelulusan yang paling indah. Bukan tentang seberapa meriah perayaannya, melainkan tentang seberapa banyak kebaikan yang dapat dibawa saat melangkah menuju babak kehidupan berikutnya.
Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Siswa Dilarang Bawa HP ke Sekolah

