Dampak Berbahaya Nonton Video Pendek untuk Tumbuh Kembang Anak

Sekitarbandung.com – Tahukah kamu? Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi video pendek yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek kognitif dan

Dicky Wicaksono

Dampak Berbahaya Nonton Video Pendek untuk Tumbuh Kembang Anak
Dampak Berbahaya Nonton Video Pendek untuk Tumbuh Kembang Anak

Sekitarbandung.com – Tahukah kamu? Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi video pendek yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek kognitif dan emosional.

Video pendek dirancang untuk memicu dopamine rush atau sensasi kepuasan instan di otak. Hal inilah yang menyebabkan anak ingin terus menonton hingga lupa waktu.

Dampak Buruk Nonton Video Pendek bagi Anak

Dampak buruk menonton video pendek bagi anak di antaranya sebagai berikut:

  • Rentang perhatian semakin pendek (cepat bosan).
  • Penurunan daya ingat.
  • Risiko gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.
  • Menurunkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga: Sinyal WiFi Mampu Deteksi Orang, Mata-mata yang Lebih Seram daripada CCTV

Cara Mengatasi Kecanduan Video Pendek

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanduan video pendek di antaranya sebagai berikut:

  • Orang tua ikut menonton bersama anak.
  • Menjadikan kegiatan menonton sebagai agenda tersendiri, bukan sebagai pengalih perhatian.
  • Mengalihkan perhatian dengan aktivitas lain.
  • Membatasi screen time.
  • Menerapkan Family Media Plan.

Alternatif Hiburan Digital yang Lebih Sehat

Beberapa alternatif hiburan digital yang lebih sehat di antaranya sebagai berikut:

  • Video edukatif dan dokumenter anak.
  • Buku digital interaktif.
  • Game edukasi yang melatih keterampilan berpikir.

Oleh karena itu, Pemprov Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Jumat, 12 Juni 2026, mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk menghindarkan anak dari paparan video pendek seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Reels.

“Wargi Jabar, mari bijak dalam menggunakan teknologi untuk mendukung perkembangan anak dengan lebih optimal,” tulisnya dalam unggahan.

Baca Juga: Game Buatan Developer Lokal Ini Disangka Bikinan Jepang

Related Post

Tinggalkan komentar