Jean-Baptiste Kempf, Founder VLC yang Tolak Iklan di Aplikasinya

Sekitarbandung.com – Jika kamu pernah menggunakan komputer, kemungkinan besar kamu pernah bertemu dengan aplikasi berlogo kerucut lalu lintas berwarna oranye ini, yaitu VLC Media Player.

Dicky Wicaksono

Jean-Baptiste Kempf, Founder VLC yang Tolak Iklan di Aplikasinya
Jean-Baptiste Kempf, Founder VLC yang Tolak Iklan di Aplikasinya

Sekitarbandung.com – Jika kamu pernah menggunakan komputer, kemungkinan besar kamu pernah bertemu dengan aplikasi berlogo kerucut lalu lintas berwarna oranye ini, yaitu VLC Media Player.

Bagi kebanyakan orang, VLC adalah penyelamat saat video atau film tidak bisa dibuka di aplikasi lain. Cukup membuka VLC, masalah tersebut terkadang langsung terselesaikan.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa di balik aplikasi ini ada sosok bernama Jean-Baptiste Kempf, seorang insinyur asal Prancis yang telah memimpin pengembangan VLC sejak tahun 2005.

Di era ketika hampir semua aplikasi berlomba mencari keuntungan dari iklan, langganan, atau data pengguna, VLC memilih jalan yang berbeda.

Selama bertahun-tahun, kabarnya ada tawaran bernilai ratusan juta dolar dari berbagai perusahaan teknologi besar yang ingin mengambil alih atau mengembangkan VLC secara komersial.

Baca Juga: Dampak Berbahaya Nonton Video Pendek untuk Tumbuh Kembang Anak

Namun, Kempf dan timnya memilih untuk menolak. Mereka ingin VLC tetap gratis, open source, tanpa iklan, tanpa spyware, dan tanpa melacak penggunanya.

Sebab sejak awal, tujuan VLC memang sederhana, yaitu membuat pemutar video yang bisa digunakan siapa saja tanpa harus membayar atau mengorbankan privasi.

Satu hal yang tidak kalah menarik adalah logo kerucut lalu lintas VLC yang ternyata memiliki cerita unik. Logo tersebut bukan hasil riset branding mahal atau karya agensi kreatif ternama.

Dahulu, mahasiswa di École Centrale Paris, tempat proyek VLC lahir, memiliki kebiasaan unik, yaitu mengumpulkan kerucut lalu lintas yang mereka temukan setelah pesta dan menyimpannya di laboratorium komputer.

Saat VLC berkembang menjadi proyek open-source yang dikenal di seluruh dunia, kerucut tersebut akhirnya dijadikan sebagai logo resminya.

Baca Juga: Sinyal WiFi Mampu Deteksi Orang, Mata-mata yang Lebih Seram daripada CCTV

Related Post

Tinggalkan komentar