Revitalisasi Pasar Cijerah Hadirkan Pasar Lebih Nyaman dan Food Market

sekitarbandungcom – Revitalisasi Pasar Cijerah menghadirkan perubahan pada salah satu pasar tradisional di Kota Bandung. Pembenahan yang berlangsung selama tujuh hingga delapan bulan tersebut diarahkan

nathanael gihon

sekitarbandungcom – Revitalisasi Pasar Cijerah menghadirkan perubahan pada salah satu pasar tradisional di Kota Bandung. Pembenahan yang berlangsung selama tujuh hingga delapan bulan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih nyaman, tertata, dan bersih.

Pengembangan kawasan juga dilengkapi Cijerah Food Market sebagai ruang kuliner yang diharapkan memperluas aktivitas ekonomi masyarakat.

Pasar Cijerah Cerah dikembangkan melalui kerja sama Perumda Pasar Juara Kota Bandung dengan PT Mitra Karya Prospekta. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki fasilitas sekaligus pengelolaan pasar. Perubahan tidak hanya menyasar tampilan bangunan, tetapi juga kenyamanan pedagang dan pengunjung dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Revitalisasi Pasar Cijerah Perbaiki Fasilitas dan Kenyamanan

Kepala Pasar Cijerah Cerah, Denny Arifin, menjelaskan bahwa proses revitalisasi membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan. Pembenahan dilakukan untuk menghadirkan pasar yang lebih layak digunakan dan mendukung kegiatan jual beli.

Penataan fasilitas menjadi salah satu unsur penting karena pasar tradisional merupakan tempat bertemunya kebutuhan warga, pedagang, dan distribusi barang.

Sejumlah fasilitas pendukung tersedia untuk menunjang kegiatan pasar, termasuk toilet, area parkir, serta ruang perdagangan yang lebih tertata. Kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian dalam pengelolaan pasar.

Fasilitas yang terawat dapat membantu pengunjung berbelanja dengan lebih nyaman sekaligus mendukung pedagang menjalankan usahanya.

Penataan juga perlu memperhatikan akses keluar masuk, alur pengunjung, dan keteraturan area dagang. Dengan demikian, kenyamanan tidak hanya terlihat dari bangunan, tetapi dirasakan dalam kegiatan pasar setiap hari oleh pedagang maupun pembeli.

Baca juga: Perkebunan Teh Bandung Terancam, KDM Soroti Risiko Longsor dan Banjir Ekstrem

Revitalisasi Pasar Cijerah Hadirkan Food Market

Pengembangan pasar tidak berhenti pada area perdagangan kebutuhan sehari-hari. Cijerah Food Market diluncurkan pada 17 Oktober 2026 untuk menghadirkan pilihan kuliner bagi masyarakat.

Area ini menjadi bagian dari penataan kawasan agar pasar memiliki fungsi yang lebih beragam, sekaligus membuka ruang bagi kegiatan ekonomi di luar transaksi bahan pokok.

Jam operasional kedua area memiliki perbedaan. Pasar tradisional beraktivitas sekitar pukul 03.00 hingga 18.00 WIB. Sementara itu, Cijerah Food Market beroperasi hingga pukul 21.00 WIB pada hari kerja dan pukul 22.00 WIB pada akhir pekan. Perbedaan waktu tersebut memberi kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati area kuliner setelah kegiatan pasar utama mulai berakhir.

Kehadiran food market juga memperluas alasan masyarakat datang ke kawasan pasar. Pengolahan sampah organik menjadi bagian lain dari pembaruan.

Sampah organik diolah melalui budidaya maggot sebagai salah satu upaya mengurangi beban sampah pasar. Pengolahan ini menghubungkan aktivitas perdagangan dengan pengelolaan lingkungan, sebab sisa bahan pangan dari kegiatan jual beli perlu ditangani secara teratur agar tidak menumpuk dan mengganggu kenyamanan.

Baca juga: KITA SEHAT Jabar, Kolaborasi Australia Perkuat Sistem Kesehatan Daerah

Pengelolaan Pasar dan Manfaat bagi Warga

Revitalisasi Pasar Cijerah menunjukkan bahwa pembaruan pasar membutuhkan perhatian terhadap bangunan, layanan, dan tata kelola.

Toilet dan parkir mendukung kebutuhan pengunjung, sedangkan penataan ruang membantu kegiatan pedagang. Pengolahan sampah organik turut berperan menjaga lingkungan pasar agar tetap bersih.

Keberlanjutan perubahan bergantung pada pemeliharaan fasilitas dan kedisiplinan seluruh pihak. Pengelola perlu memastikan sarana berfungsi, area perdagangan tertata, serta pengolahan sampah berjalan konsisten. Pedagang dan pengunjung juga memiliki peran dengan menjaga kebersihan dan menggunakan fasilitas sesuai peruntukannya.

Bagi warga sekitar, pasar yang nyaman dapat menjadi ruang pemenuhan kebutuhan sekaligus tempat berlangsungnya kegiatan ekonomi.

Food market menambah pilihan aktivitas, sementara pasar tradisional tetap menjalankan fungsi utama menyediakan barang kebutuhan sehari-hari. Keduanya dapat saling melengkapi apabila pengelolaan kawasan dilakukan secara teratur.

Pembenahan pasar juga perlu diikuti evaluasi berkala. Pengelola dapat memantau kondisi fasilitas, kebersihan, jumlah pedagang yang beraktivitas, serta pemanfaatan area kuliner.

Informasi tersebut membantu melihat apakah fasilitas yang dibangun telah digunakan sesuai tujuan dan bagian mana yang masih memerlukan perbaikan.

Dengan fasilitas yang lebih tertata, pengelolaan sampah organik, dan hadirnya area kuliner, Revitalisasi Pasar Cijerah diarahkan untuk membentuk lingkungan perdagangan yang nyaman sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga Bandung.

Keberhasilan jangka panjangnya akan bergantung pada perawatan sarana, pengelolaan yang konsisten, serta keterlibatan pedagang dan masyarakat dalam menjaga pasar.

Sumber: bandung.go.id

Related Post

Tinggalkan komentar