Persib Bandung Taklukkan The Cong-Viettel 1-0, Penalti Mariano Peralta Jadi Penentu

sekitarbandungcom – Persib Bandung meraih kemenangan penting saat menjamu The Cong-Viettel pada laga kedua Grup E AFC Champions League Two 2026/2027. Bermain di Stadion Si

rizal habibi

[addtoany]

Persib Bandung Taklukkan The Cong-Viettel 1-0, Penalti Mariano Peralta Jadi Penentu
sekitarbandungcom - Persib Bandung meraih kemenangan penting saat menjamu The Cong-Viettel pada laga kedua Grup E AFC Champions League Two 2026/2027.

sekitarbandungcom – Persib Bandung meraih kemenangan penting saat menjamu The Cong-Viettel pada laga kedua Grup E AFC Champions League Two 2026/2027.

Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu, 14 Oktober 2026, Maung Bandung menang 1-0 berkat penalti Mariano Peralta pada menit ke-45. Hasil ini menjaga awal perjalanan Persib di kompetisi Asia positif.

Hasil Akhir Persib Bandung vs The Cong-Viettel

Kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang ketat.

Persib berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal, sedangkan wakil Vietnam itu berupaya menjaga organisasi pertahanan dan mencari kesempatan untuk membalas.

Gol Peralta menjadi satu-satunya pembeda hingga peluit akhir, sehingga Persib mengamankan tiga poin di kandang.

Pertandingan ini merupakan bagian dari fase grup ACL Two musim 2026/2027.

Berdasarkan laporan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Persib mencatat kemenangan kedua dari dua pertandingan dan mengoleksi enam poin.

The Cong-Viettel tetap mengantongi satu poin setelah sebelumnya bermain imbang melawan Melbourne Victory.

Mariano Peralta Jadi Penentu Kemenangan Persib Bandung

Peralta menjadi pemain paling menentukan bagi Persib melalui gol dari titik putih.

Ia mendapatkan penalti setelah dijatuhkan pemain belakang The Cong-Viettel di area terlarang.

Setelah situasi sempat memanas dan Thom Haye serta Rimario menerima kartu kuning, Peralta mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor.

Penyerang Persib itu berhasil menaklukkan kiper Nguyen Van Viet pada menit ke-45. Gol menjelang turun minum tersebut memberi keuntungan penting bagi tuan rumah.

Selain mengubah skor, keberhasilan penalti membuat Persib memasuki babak kedua dengan keunggulan yang bisa dijaga melalui pengaturan tempo dan kedisiplinan bertahan.

Peralta juga sempat memperoleh peluang lain selama pertandingan. Namun, kontribusi terpentingnya tetap berupa gol tunggal yang memastikan hasil.

Catatan pertandingan dari ANTARA menyebut Peralta kemudian terpilih sebagai pemain terbaik seusai laga.

baca juga : Hamza Abdelkarim Jadi Sorotan di Tengah Persaingan Pemain Muda Barcelona

Jalannya Pertandingan dan Persaingan Kedua Tim

Persib mencoba menekan sejak menit awal, tetapi peluang bersih tidak langsung tercipta.

Pada menit kedua, upaya Peralta setelah situasi sepak pojok belum menghasilkan gol.

Ia kembali mendapat kesempatan pada menit ketujuh, sedangkan tendangan kerasnya pada menit ke-17 dilaporkan membentur pemain bertahan lawan.

The Cong-Viettel juga memberikan perlawanan.

Sundulan Trieu Viet Hung pada menit ke-20 melebar dari sisi kiri gawang Teja Paku Alam. Persib kemudian mencoba kembali melalui tendangan Marc Klok dari luar kotak penalti pada menit ke-27.

Sepakan Ikhwan Ali Tanamal beberapa menit berselang berhasil dihentikan kiper Nguyen Van Viet.

Kedua tim berusaha menemukan ruang, tetapi penyelesaian akhir dan pertahanan lawan membatasi jumlah gol yang tercipta.

Strategi Persib Bandung dalam Mengamankan Keunggulan

Setelah unggul, Persib perlu menjaga keseimbangan antara upaya menyerang dan melindungi area pertahanan.

Pada babak kedua, Peralta kembali mendapat peluang pada menit ke-51. Sundulan Julio Cesar pada menit ke-61, bagaimanapun, masih melambung di atas mistar.

Pergantian pemain dilakukan pada menit ke-68 dengan masuknya Adam Alis, Luka Menalo, dan Balsa Sekulic.

Mereka menggantikan Peralta, Berguinho, serta Luciano Guaycochea. Perubahan ini menjadi bagian dari penyesuaian tim untuk menjaga tenaga dan mempertahankan kendali pertandingan.

The Cong-Viettel Berusaha Mengejar Ketertinggalan

Upaya tim tamu menjadi semakin rumit ketika Paulinho menerima kartu merah pada menit ke-65 setelah menendang Peralta.

Namun, keunggulan jumlah pemain Persib hanya berlangsung sementara.

Pada menit ke-73, Marc Klok menerima kartu kuning kedua sehingga Persib juga harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain.

Situasi tersebut membuat kedua tim sama-sama bermain dengan sepuluh orang.

The Cong-Viettel tetap mencari gol penyama kedudukan, termasuk melalui situasi bola mati dan umpan ke area penalti.

Persib berusaha meredam tekanan dengan menjaga posisi serta memanfaatkan serangan balik.

Dampak Kemenangan bagi Persib Bandung

Tiga poin ini memperkuat posisi Persib di Grup E dengan enam poin dari dua laga, menurut laporan resmi AFC.

Meski hasil tersebut menjadi modal baik, perjalanan fase grup masih berlanjut dan posisi klasemen dapat berubah mengikuti hasil pertandingan berikutnya.

Karena itu, kemenangan ini penting tanpa perlu dianggap sebagai jaminan kelolosan.

baca juga : Bahia vs Mirassol: Gol Luciano Juba Bawa Bahia Menang 1-0

Evaluasi Performa Pemain dan Catatan Pertandingan

Penampilan Peralta menonjol karena ia mencetak gol penentu sekaligus menjadi sumber ancaman di lini depan.

Di sisi lain, Persib perlu mengevaluasi disiplin setelah Klok diusir wasit, sebab kehilangan pemain dapat mengubah keseimbangan permainan.

Pertahanan dan koordinasi antarpemain berperan besar dalam menjaga keunggulan sampai laga berakhir.

Bagi The Cong-Viettel, kekalahan tipis ini menunjukkan bahwa peluang yang didapat belum cukup untuk menghasilkan gol.

Kedua tim sama-sama memiliki momen menyerang, tetapi penalti Peralta menjadi perbedaan utama.

Rincian tersebut bersumber dari laporan pertandingan AFC dan ANTARA, bukan perkiraan statistik atau kutipan yang tidak terverifikasi.

sumber : https://tribratanews.jabar.polri.go.id/

Related Post

Tinggalkan komentar