Pelajar Tawuran Sumedang Dibina di Dodik Bela Negara

sekitarbandung.com – Kasus pelajar tawuran Sumedang kembali menjadi sorotan publik. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan bahwa para pelajar yang terlibat akan dikirim ke Dodik

Aracely Azwa

Pelajar Tawuran Sumedang Dibina di Dodik Bela Negara

sekitarbandung.com – Kasus pelajar tawuran Sumedang kembali menjadi sorotan publik. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan bahwa para pelajar yang terlibat akan dikirim ke Dodik Bela Negara sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan kedisiplinan.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya tindakan anarkis pelajar di wilayah Sumedang yang meresahkan warga dan dunia pendidikan.

Baca Juga: Tak Lolos Jalur Domisili atau Afirmasi SPMB Jabar 2025? Bisa Daftar Ulang Tahap 2?

Tiga Langkah Tegas Tangani Pelajar Tawuran Sumedang

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan tiga pendekatan terintegrasi untuk mengatasi kasus pelajar tawuran Sumedang:

1. Proses Hukum

Pelajar yang terlibat tindak kekerasan atau melukai orang lain akan diproses hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

2. Pendampingan oleh Dinas Sosial

Pelajar juga ditempatkan di bawah pengawasan Dinas Sosial (Dinsos) untuk diberikan pembinaan, konseling, dan edukasi sosial.

3. Pembinaan di Dodik Bela Negara

Para pelajar tawuran Sumedang akan menjalani pelatihan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi selama 14 hari. Mereka dilatih disiplin, fisik, dan karakter agar mampu berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Apa Itu Dodik Bela Negara?

Dodik Bela Negara adalah fasilitas pelatihan semi-militer di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, tempat pelajar bermasalah dari berbagai daerah ditempa mentalnya. Program ini sudah terbukti berhasil membentuk disiplin pelajar yang sebelumnya bermasalah seperti:

  • Tawuran

  • Kecanduan game online

  • Mabuk dan perilaku menyimpang lainnya

Pesan Dedi Mulyadi untuk Pelajar Tawuran Sumedang

“Kamu adalah orang-orang terpilih yang masih punya masa depan. Manfaatkan waktu di Dodik untuk jadi lebih baik,” ujar Dedi Mulyadi.

Pesan ini ditujukan kepada para pelajar yang kini sedang dibina di Dodik maupun lembaga pembinaan lainnya di Jawa Barat.

Dengan pendekatan hukum, sosial, dan karakter, Pemprov Jabar berharap pelajar tawuran Sumedang bisa kembali ke jalur pendidikan yang positif. Inisiatif ini juga diharapkan jadi contoh daerah lain.

Info resmi: Dodik Bela Negara

Baca Juga: 5 Penyebab BSU Rp 600 Ribu Belum Cair Juni 2025, Penerima Harap Tenang

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar