sekitarbandung.com – Petugas Damkar Bandung menunjukkan sisi kemanusiaan yang luar biasa dalam insiden penyelamatan pemuda yang hampir bunuh diri di Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Flyover Pasupati), Senin dini hari, 23 Juni 2025. Peristiwa ini jadi bukti bahwa Petugas Damkar Bandung tidak hanya sigap dalam kebakaran, tetapi juga tanggap dalam kondisi darurat psikologis.
Baca Juga: 10 Negara Paling Aman Jika Perang Dunia 3 Terjadi, Indonesia Masuk Daftar Pakar
Petugas Damkar Bandung Terima Pemuda yang Diselamatkan Driver Ojol
Seorang pemuda berusia 21 tahun asal Kabupaten Bandung ditemukan oleh driver ojek online di Flyover Pasupati. Gerak-geriknya mencurigakan dan setelah diajak bicara, ia mengaku ingin bunuh diri. Sang driver berhasil membujuknya dan menyarankan untuk pergi ke kantor Petugas Damkar Bandung atau Diskar PB di Jalan Sukabumi.
Dengan cepat, driver ojol itu mengantar sang pemuda ke sana. Di lokasi, para petugas menerima laporan sekitar pukul 00.00 WIB. Pemuda itu langsung ditenangkan dengan diberikan air minum dan didampingi oleh tim jaga malam.
Tempat Aman untuk Curhat dan Pulihkan Emosi
Indra Gunawan, operator call center 113 Diskar PB Kota Bandung, menjelaskan bahwa kondisi pemuda itu sangat terguncang. Ia menangis, tubuh gemetar, wajah pucat, dan tidak tahu harus menghubungi siapa. Petugas hanya menjadi pendengar sambil memberikan kenyamanan.
Setelah menghisap beberapa batang rokok dan merasa tenang, pemuda tersebut mulai bercerita. Ia mengungkapkan bahwa tekanan keluarga dan beban kerja berlebihan membuatnya tidak kuat secara mental. Hal itu mendorongnya berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
“Karena tidak tahu harus cerita ke siapa, akhirnya dia telepon ke Petugas Damkar Bandung. Kami ajak ngobrol perlahan sampai dia bisa tenang,” ujar Indra.
Dua Jam Bersama Petugas Damkar Bandung, Pemuda Pulih dan Pulang
Selama lebih dari dua jam, ia mencurahkan isi hati kepada para petugas. Setelah itu, kondisinya berangsur membaik. Tangisannya reda, tangan tak lagi gemetar, dan wajahnya mulai cerah. Ia menerima motivasi dan dukungan penuh dari petugas.
Sekitar pukul 03.00 WIB, ia dipersilakan pulang. Petugas menyampaikan bahwa kantor Diskar PB selalu terbuka bagi siapa saja yang mengalami krisis emosional.
“Kami sampaikan bahwa Petugas Damkar Bandung siap mendengarkan siapa pun yang butuh curhat atau bantuan. Dia pulang dengan senyum dan hati yang lebih tenang,” tutup Indra.

