Partisipasi Pemilih Disabilitas Bandung Masih Rendah? Ini Solusinya

sekitarbandung.com – Partisipasi pemilih disabilitas Bandung menjadi sorotan dalam beberapa pemilu terakhir. Meski hak pilih telah dijamin undang-undang, kenyataannya banyak pemilih disabilitas yang belum mendapatkan

Aracely Azwa

Partisipasi Pemilih Disabilitas Bandung Masih Rendah? Ini Solusinya

sekitarbandung.com – Partisipasi pemilih disabilitas Bandung menjadi sorotan dalam beberapa pemilu terakhir. Meski hak pilih telah dijamin undang-undang, kenyataannya banyak pemilih disabilitas yang belum mendapatkan akses setara untuk menyalurkan hak politiknya.

 Apa Tantangan Partisipasi Pemilih Disabilitas di Bandung?

Beberapa hambatan yang umum terjadi:

  • Infrastruktur TPS tidak ramah disabilitas

  • Kurangnya sosialisasi yang inklusif

  • Stigma dan minimnya pendampingan

  • Kekurangan informasi format aksesibel seperti Braille atau bahasa isyarat

Baca Juga: 7 Organisasi Mahasiswa Politik Bandung Paling Aktif 2025: Cocok Buat Kamu yang Ingin Berpengaruh di Kampus!

 Upaya Pemerintah Kota Bandung dan KPU

Program yang sudah dilakukan di antaranya:

1. Penyediaan TPS Inklusif

KPU Bandung bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menyediakan bilik suara yang ramah pengguna kursi roda dan pemilih tunanetra.

 2. Simulasi dan Pelatihan

Beberapa komunitas disabilitas seperti PPDI Bandung dilibatkan dalam simulasi pencoblosan inklusif.

 3. Integrasi Data DPT Disabilitas

Pendataan pemilih disabilitas difokuskan lebih akurat menggunakan kolaborasi dengan Dukcapil.

Solusi Strategis untuk Meningkatkan Partisipasi

Agar partisipasi pemilih disabilitas Bandung meningkat, dibutuhkan:

  • Materi sosialisasi audio dan video berbahasa isyarat

  • Pelatihan petugas KPPS tentang ragam disabilitas

  • Transportasi khusus saat hari pemungutan suara

  • Mendorong LSM dan sekolah luar biasa (SLB) sebagai mitra edukasi pemilu

 Studi Kasus: TPS Inklusif di Kiaracondong

TPS 34 di Kecamatan Kiaracondong mencatat partisipasi pemilih disabilitas tertinggi di Kota Bandung pada Pemilu 2024. Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi Lurah, KPU lokal, dan komunitas.

Peran Keluarga dan Komunitas

Dukungan keluarga dan komunitas lokal sangat penting. Beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Menyediakan pendamping pribadi bagi penyandang disabilitas

  • Menyebarluaskan informasi pemilu melalui platform komunitas

  • Menggalakkan gerakan “Disabilitas Memilih” sejak awal masa kampanye

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar