Kasus HIV Jawa Barat Meningkat 100 Persen: LSL Jadi Penyumbang Terbesar

sekitarbandung.com – Kasus HIV Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan, dengan kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) tercatat sebagai penyumbang terbanyak kasus baru sepanjang tahun 2024. Berdasarkan

Aracely Azwa

Kasus HIV Jawa Barat

sekitarbandung.com – Kasus HIV Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan, dengan kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) tercatat sebagai penyumbang terbanyak kasus baru sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat, dari total 1.191.994 orang yang menjalani tes HIV, sebanyak 3.247 kasus positif berasal dari kelompok LSL.

Kasus HIV Jawa Barat dan LSL

Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Jawa Barat, Landry Kusmono, menyebutkan bahwa mayoritas penularan HIV terjadi melalui hubungan seksual. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar LSL juga memiliki pasangan lawan jenis yang tidak menyadari risiko penularan.

“Dari hampir 1,2 juta orang yang dites, penularan HIV paling banyak melalui hubungan seksual, khususnya di kelompok laki-laki dengan laki-laki,” ujar Landry, Kamis (26/6/2025).

Baca Juga: Perundungan Anak SMP Bandung: Suara Tawa Mengiringi Aksi Sadis di Sumur

Lonjakan Kasus HIV Jawa Barat Capai 100 Persen dalam Tiga Tahun

Berdasarkan catatan KPAP, angka kasus HIV di Jawa Barat melonjak drastis sejak 2022, dengan peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya:

  • 2022: 8.620 kasus
  • 2023: 9.710 kasus
  • 2024: 10.405 kasus

Lonjakan ini dipengaruhi oleh kembalinya mobilitas pekerja migran dan pekerja seks pascapandemi, serta meningkatnya jumlah fasilitas layanan tes HIV di Jawa Barat.

Layanan Tes HIV di Jawa Barat

Saat ini, Jawa Barat memiliki infrastruktur layanan HIV yang kuat:

  • 1.106 Puskesmas
  • 417 Rumah Sakit
  • 3.489 Klinik

Total lebih dari 1,1 juta orang telah dites sepanjang 2024. Tes paling banyak dilakukan pada populasi umum (195.183 orang), dengan hasil 2.499 positif HIV.

Calon Pengantin dan Tes HIV Jawa Barat

Pemerintah kota Bandung, Bogor, dan Cirebon telah menetapkan peraturan daerah (perda) yang mewajibkan tes HIV bagi calon pengantin. Dari 142.000 calon pengantin yang dites, 95 orang ditemukan positif HIV.

“Tes yang semakin luas membantu kita mendeteksi lebih awal. Tapi ini juga menunjukkan bahwa penularan di masyarakat masih tinggi dan perlu kesadaran bersama,” tegas Landry.

Sumber:  Detik Jabar

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar