Pendaftaran Merek UMKM: Kemenkum Jabar Targetkan 1000 Merek Terlindungi

sekitarbandung.com – Guna memperkuat perlindungan hukum terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat berkolaborasi dengan

Aracely Azwa

Pendaftaran Merek UMKM: Kemenkum Jabar Targetkan 1000 Merek Terlindungi

sekitarbandung.com – Guna memperkuat perlindungan hukum terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat meluncurkan program fasilitasi pendaftaran 1000 merek. Program ini digelar pada Kamis, 26 Juni 2025, di PLUT-KUKM Soreang, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: PLN dan DPRD Bandung Barat Bahas Aduan Masyarakat soal Quarry PLTA Cisokan

Pendaftaran Merek UMKM Jadi Prioritas Perlindungan

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM didorong untuk segera mendaftarkan merek dagangnya demi mendapatkan kepastian hukum atas kekayaan intelektual mereka. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing produk lokal serta menghindari potensi pelanggaran hak cipta.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Jabar, Hemawati BR Pandia, menegaskan bahwa program ini merupakan arahan langsung Kepala Kanwil Asep Sutandar sebagai bentuk nyata hadirnya negara untuk masyarakat. “Kami ingin para pelaku UMKM merasa terlindungi dan bisa menjalankan usahanya dengan nyaman dan legal,” ujar Hemawati.

Sosialisasi, Edukasi, dan Verifikasi Merek UMKM

Acara ini juga dilengkapi dengan penyampaian materi pentingnya perlindungan kekayaan intelektual dalam meningkatkan nilai tambah produk, dan sesi penelusuran merek kepada 50 peserta UMKM Kabupaten Bandung. Proses ini bertujuan memastikan bahwa merek yang didaftarkan bebas dari konflik hukum dan sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman tentang manfaat perlindungan hukum terhadap inovasi dan karya kreatif, termasuk menghindari kerugian ekonomi dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan usaha.

Mendorong Inovasi dan Pendaftaran Merek UMKM yang Berkelanjutan

Melalui fasilitasi ini, pemerintah juga mendorong terciptanya ekosistem UMKM yang berdaya saing tinggi dan siap bersaing di pasar nasional maupun global. Perlindungan merek dianggap sebagai langkah awal dalam proses digitalisasi dan branding produk yang berkelanjutan.

Dengan kehadiran langsung dari para pejabat dan dukungan penuh dari lembaga hukum, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi pendaftaran merek UMKM di Jawa Barat. Ke depannya, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap pelaku usaha kecil.

Sumber: Tribun Jabar

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar