sekitarbandung.com – Sosok Mulyono Reuni Jokowi UGM menuai sorotan publik usai identitasnya diduga palsu. Pria yang tampil sebagai alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam acara reuni bersama Presiden Jokowi, Sabtu (27 Juli 2025), ternyata disebut bukan bernama Mulyono, melainkan Wakidi, seorang calo tiket di Terminal Tirtonadi Solo.
Investigasi Terbaru: Mulyono Reuni Jokowi UGM Diselidiki
Dalam laporan investigasi yang dirilis Law-Justice.co dan dikonfirmasi oleh Suara.com, sejumlah kejanggalan menguatkan dugaan bahwa Mulyono bukan alumni UGM:
-
Nama aslinya adalah Wakidi, bukan Mulyono. Ia bekerja sebagai calo tiket bus di Solo.
-
Ia menyebut jurusan “Teknologi Kayu dan Manajemen Hasil Hutan”, padahal jurusan itu tidak dikenal saat tahun kuliahnya.
-
Skripsi yang ia klaim dari bidang Ekonomi Manajemen dianggap tidak sesuai, karena jurusan itu belum ada di Fakultas Kehutanan pada 1980-an.
Baca Juga: Remaja Jatuh ke Jurang Gunung Puntang Saat Hiking, Ini Kronologi dan Kondisinya
Siapa Wakidi? Klarifikasi Belum Diberikan
Pengacara asal Solo, Dr. Muhammad Taufiq, yang juga pernah menggugat keaslian ijazah Jokowi, menyebut:
“Singkat kata, yang bersangkutan bernama Wakidi, bukan Mulyono. Dia itu calo tiket bus,” katanya kepada awak media.
Namun hingga kini, pihak Wakidi maupun panitia reuni belum memberikan klarifikasi resmi.
5 Kejanggalan Reuni Jokowi UGM Angkatan 1980
Berdasarkan pantauan media, termasuk CNN Indonesia dan Tempo:
-
Sosok Mulyono (alias Wakidi) tidak dikenal oleh alumni angkatan 1980–1985.
-
Ia gugup dan tak memahami sistem pendidikan UGM saat itu.
-
Rombongan peserta datang dengan satu bus misterius tanpa informasi jelas.
-
Durasi acara singkat dan kurang formal, tidak seperti reuni alumni pada umumnya.
-
Presiden Jokowi juga tidak terlihat berinteraksi lama dengan peserta reuni.
Muhammad Taufiq: Sudah Pernah Gugat Ijazah Jokowi
Taufiq adalah pengacara dengan latar pendidikan hukum doktoral dari UNS, dan saat ini menjabat sebagai managing partner di Muhammad Taufiq & Partners Law Firm. Pada April 2025, ia mengajukan gugatan terkait ijazah Presiden Jokowi di PN Solo, namun ditolak karena dianggap di luar kewenangan peradilan.
| Poin Utama | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Identitas palsu | “Mulyono” diduga Wakidi, calo tiket bus, bukan alumni UGM |
| Kejanggalan akademik | Klaim skripsi dan jurusan tidak sesuai sejarah pendidikan UGM |
| Reuni tidak meyakinkan | Koordinasi dan format acara reuni UGM 1980 terkesan janggal |
| Belum ada klarifikasi resmi | Hingga kini, tidak ada pernyataan publik dari Wakidi atau panitia reuni |
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com.

