Curhat Megawati : Saya orang islam, naik haji saya udah 2 kali, umrah saya sudah 3 kali, ada yang mengatakan saya tidak islami

BERITA, NASIONAL, POLITIK158 Dilihat
Curhat Megawati : Saya orang islam, naik haji saya udah 2 kali, umrah saya sudah 3 kali, ada yang mengatakan saya tidak islami


sekitarBANDUNGcom – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mengaku sering dianggap tidak islami oleh masyarakat. Padahal, Megawati mengklaim dirinya sudah dua kali naik haji dan tiga kali menjalankan umrah.


Hal ini diungkapkan Megawati dalam acara Kick Off Pancasila dalam Tindakan ‘Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting’ yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), pada Kamis (16/2/2023). Dalam acara tersebut, Megawati membahas kurangnya kesiapsiagaan masyarakat Indonesia dalam menghadapi bencana alam.


“Saya orang Islam, nanti dibilang nggak islam. Saya orang islam, naik haji saya udah 2 kali, umrah saya sudah 3 kali, ada yang mengatakan saya tidak islami, ya bodo amat,” ujar Megawati.


Megawati juga menegaskan bahwa Tuhan tidak ingin manusia hanya pasrah menghadapi bencana alam. Ia menegaskan bahwa manusia harus bergerak untuk mengurangi dampak bencana.


“Maksud saya Tuhan itu mengatakan, Allah SWT, kita itu mesti yang namanya supaya hidup, hidup,” imbuhnya.


Selain itu, Megawati juga menyerukan kepada masyarakat untuk tidak menunggu bantuan dari pihak berwenang saat terjadi bencana. Ia menekankan bahwa masyarakat harus sigap dan siap menghadapi bencana.


“Lah, ini kalau wes panik blak-bluk gitu, saya pikir aduh kayak Turki itu (gempa), jangan nunggu dong. Makanya tolong koordinasi sama beliau,” katanya.


Acara Kick Off Pancasila dalam Tindakan ‘Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting’ yang dihadiri oleh Megawati bertujuan untuk menggalang kesadaran masyarakat dalam menghadapi stunting, masalah pertumbuhan anak yang masih sering terjadi di Indonesia. BKKBN sebagai penyelenggara acara berharap, dengan adanya gerakan semesta berencana, stunting dapat diatasi dan angka kematian ibu dan anak dapat dikurangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *