PP Persis (Persatuan Islam) Tetapkan 1 Ramadhan 1444 Hijriah pada 23 Maret dan Idul Fitri pada 22 April 2023

BERITA409 Dilihat
PP Persis (Persatuan Islam) Tetapkan 1 Ramadhan 1444 Hijriah pada 23 Maret dan Idul Fitri pada 22 April 2023

 

sekitarBANDUNGcom – Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) telah mengeluarkan surat edaran jam’iyyah untuk penentuan awal Ramadhan 1444 H.

Dalam surat edaran bernomor 0256/JJ-C.3/PP/2023 ini, PP PERSIS menyatakan bahwa awal Ramadhan 1444 H ditetapkan pada Kamis, 23 Maret 2023 M.

Hal tersebut merujuk pada Almanak PERSIS 1444 H, yang merupakan hasil perhitungan Dewan Hisab dan Rukyah PP PERSIS berdasarkan metodologi hisab imkan ru’yah kriteria astronomi.

Dan keputusan ini juga sesuai dengan keputusan sidang Dewan Hisbah dan Dewan Hisab Rukyat yang telah diselenggarakan pada Jumat (10/02/2021) atau 27 Jumada al’Akhirah 1442.

Bukan hanya awal Ramadhan 1444 H, dalam surat edaran tersebut juga ditetapkan bahwa 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu, 22 April 2023 M.

Dan berdasarkan hasil perhitungan yang sama, awal Dzulhijah ditetapkan pada Selasa, 20 Juni 2023 M. Sehingga, waktu Idul Adha jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023 M.

Surat edaran ini menjadi pedoman bagi seluruh anggota jam’iyyah dan kaum muslimin secara umum.

Di akhir surat, Ketuam Umum PP PERSIS Dr. K.H Jeje Zaenudin, M.Ag dan Sekretaris Umum Dr. H. Haris Muslim, Lc., MA menandatangani surat yang dikeluarkan pada Rabu (22/02/2023) ini.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal atau 1 Ramadhan 1444 Hijriah/2023 Masehi jatuh pada 23 Maret 2023 berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.

Selain menentukan 1 Ramadan 1444 H, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah juga menetapkan 1 Syawal 1444 H dan 1 Zulhijah 1444 H.

Pada Kamis 29 Ramadhan 1444 Hijriah bertepatan dengan 20 April 2023 Masehi, ijtimak Syawal 1444 Hijriah terjadi pada pukul 11:15:06 WIB.

Sedangkan pemerintah sendiri masih belum menentukan awal Ramadhan kapan karena harus melakukan mekanisme sidang isbat di Kementrian Agama RI.


Redaktur: Dudi Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *