10 Jejak Paling Bersejarah Soekarno yang Jarang Terungkap di Bandung

Sekitarbandung.com – Sebagai tokoh bangsa Indonesia, Soekarno menyimpan jejak paling bersejarah dan jarang terungkap di Bandung. Lantas, apa saja jejak bersejarah yang dimaksud tersebut? 1.

Dicky Wicaksono

10 Jejak Paling Bersejarah Soekarno yang Jarang Terungkap di Bandung
10 Jejak Paling Bersejarah Soekarno yang Jarang Terungkap di Bandung

Sekitarbandung.com – Sebagai tokoh bangsa Indonesia, Soekarno menyimpan jejak paling bersejarah dan jarang terungkap di Bandung. Lantas, apa saja jejak bersejarah yang dimaksud tersebut?

1. Institut Teknologi Bandung

Pada tahun 1921, Soekarno berkuliah di Technische Hoogeschool te Bandoeng (kini Institut Teknologi Bandung/ITB) dengan mengambil jurusan Teknik Sipil.

2. Rumah Bersejarah Inggit Garnasih

Di rumah yang dibangun pada tahun 1920 tersebut, Soekarno dan Inggit Garnasih, istrinya, tinggal sekitar delapan tahun, yaitu 1926-1934.

3. Hotel Preanger

Soekarno bertindak sebagai juru gambar hotel yang dirancang oleh dosennya sendiri di ITB, yaitu CPW Schoemaker.

4. Lapas Banceuy

Perjuangan Soekarno ada di Lapas Banceuy, Jalan Banceuy Nomor 8A. Di sel berukuran 1,5 x 2,5 meter tersebut, Soekarno menyusun pledoi atau pembelaan yang dikenal dengan nama Indonesia Menggugat.

5. Gedung Indonesia Menggugat

Soekarno melakukan perlawanan di dalam sidang dan mengeluarkan pledoi atau pembelaan yang berjudul Indonesia Menggugat.

Baca Juga: 55 Tahun Sejak Tiada, Soekarno Tidak Salah dengan Kata-kata yang Diucapkan

6. Lapas Sukamiskin

Sebuah kamar berukuran kecil di ujung lorong Lapas Sukamiskin di Jalan AH Nasution pun menjadi saksi bisu perjalanan politik Soekarno di Bandung.

7. Rumah Dinas Wali Kota Bandung

Jika masuk melalui selasar bagian kiri Pendopo, maka akan terlihat bangunan yang disebut Ruang Arab, yang dibangun pada tahun 1935 hasil rancangan Soekarno.

8. Gedung Merdeka

Soekarno menggagas Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Gedung Merdeka, Bandung, pada tanggal 18-24 April 1955.

9. Hotel Homann

Saat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika tahun 1955 di Kota Bandung, Soekarno menginap di Hotel Savoy Homann.

10. Masjid Besar Cipaganti

Pada masa-masa pergerakan, Masjid Cipaganti kerap digunakan sebagai tempat diskusi para pejuang kemerdekaan, termasuk Soekarno salah satunya.

Berbagai jejak tersebut menunjukkan bahwa Bandung bukan sekadar kota tempat Soekarno menempuh pendidikan, melainkan juga ruang penting sebelum menjadi proklamator sekaligus presiden pertama Republik Indonesia.

Baca Juga: Ironi Draf Tulisan Soekarno Saat Kemerdekaan, Sempat Diremas dan Dibuang

Related Post

Tinggalkan komentar