23 Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, Empat Ditemukan Meninggal Dunia

Sekitarbandung.com – Bencana tanah longsor menimpa sejumlah personel Korps Marinir TNI Angkatan Laut di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Senin

Dicky Wicaksono

23 Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, Empat Ditemukan Meninggal Dunia
23 Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, Empat Ditemukan Meninggal Dunia

Sekitarbandung.com – Bencana tanah longsor menimpa sejumlah personel Korps Marinir TNI Angkatan Laut di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Senin (26/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Bandung Barat selama beberapa hari, menyebabkan kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya longsor dan menimbun area tempat para marinir berada.

Dalam kejadian ini, sebanyak 23 personel Marinir dilaporkan tertimbun material longsor. Hingga Senin sore, tim gabungan telah menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Proses evakuasi dan pencarian korban dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan. Alat berat turut dikerahkan untuk menyingkirkan material tanah dan lumpur yang menutup lokasi kejadian.

Baca Juga: Polres Cimahi Buka Posko DVI Untuk Identifikasi Korban Longsor Cisarua Bandung Barat

Medan yang sulit serta kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Meski begitu, petugas tetap berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana guna mempercepat penanganan longsor dan mendukung proses pencarian korban.

Selain personel Marinir, longsor tersebut juga berdampak pada warga sekitar lokasi kejadian, sehingga pendataan dan pengamanan wilayah turut dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya potensi bencana longsor di kawasan pegunungan Jawa Barat, khususnya saat musim hujan, serta pentingnya kewaspadaan dan mitigasi bencana di daerah rawan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Badan Geologi Wanti-wanti Longsor Susulan di Bandung Barat

Related Post

Tinggalkan komentar