Sekitarbandung.com – Menjelang momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sejumlah titik di wilayah Bandung Barat diprediksi menjadi lokasi rawan kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan, khususnya dari wisatawan.
Terdapat tiga lokasi yang dinilai paling berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas selama periode libur Nataru. Tiga titik tersebut kerap menjadi jalur utama menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.
Tiga lokasi yang dimaksud tersebut yaitu di antaranya sebagai berikut:
- Beatrix daerah Lembang
- Pertigaan Cimareme
- Tagog Apu
Selain rawan kemacetan, ketiga lokasi tersebut juga memiliki potensi terjadinya bencana longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat selama musim penghujan.
Baca Juga: Bandung Uji Coba AI pada Lampu Lalu Lintas, Langkah Cerdas Atasi Kemacetan
Oleh karena itu, pihak kepolisian menyiagakan sebanyak 277 personel Pos Pengamanan (Pospam), sementara Dinas Perhubungan menyiagakan 706 personel yang ditempatkan di posko monitoring dengan sistem dua sif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Penyiagaan personel tersebut dilakukan untuk melakukan monitoring lalu lintas dan angkutan umum, pengaturan serta rekayasa lalu lintas secara situasional, penertiban parkir liar, hingga pengawasan di kawasan wisata dan rumah ibadah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Radian Setiadi, mengimbau warga Kota Bandung maupun wisatawan agar tetap tertib dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas selama masa libur Nataru.
Hal ini dilakukan karena pihaknya berupaya maksimal menciptakan kondisi Kota Bandung yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat serta pengunjung.
“Kita akan berusaha agar Kota Bandung selalu nyaman selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Untuk itu warga dan wisatawan diimbau selalu mengikuti arahan dari petugas,” ujarnya.

