Sekitarbandung.com – Bagi pengguna rutin Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line sudah pasti mafhum dengan kereta khusus wanita yang ada di bagian gerbong depan dan belakang guna menghindari risiko pelecehan seksual.
Namun, tidak hanya hadir di Indonesia, ternyata kereta khusus wanita juga muncul di lima negara lain di dunia. Lantas, negara-negara mana saja tersebut?
1. Brasil
Pada tahun 2006, Brasil menghadirkan gerbong khusus wanita di kereta komuter dan metro di Rio de Janeiro.
Meski begitu, para pria masih suka masuk ke dalam kereta khusus wanita dan di situ pelanggaran masih kerap terjadi hingga tahun 2013.
2. Jepang
Jepang mulai memperkenalkan gerbong khusus wanita pada tahun 2000 sebagai upaya mencegah pelecehan seksual.
Kebijakan ini bahkan disambut positif bagi para pria, karena mereka sering dituduh menjadi pelaku pelecehan seksual.
Baca Juga: Estonia Jadi Negara Paling Digital, Apa Saja Rahasia di Baliknya?
3. Meksiko
Meksiko memperkenalkan gerbong metro khusus wanita dan anak-anak pada tahun 2000 dan disambut baik oleh warga.
Kebijakan tersebut menjadi gerakan setelah hadirnya “Taksi Merah Muda” dengan sopir wanita dan fitur keamanan.
4. Mesir
Mesir mulai menghadirkan gerbong khusus wanita sejak tahun 2007.
Meski begitu, para wanita di Mesir mengeluhkan tentang minimnya tempat duduk dan para pria yang memaksa masuk.
5. India
India menghadirkan gerbong khusus wanita di beberapa kota besar dengan warna mencolok.
Pada tahun 2010 muncul protes akibat pria tetap masuk ke gerbong khusus ini hingga akhirnya peraturan ditegakkan dengan ketat.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa isu keamanan dan kenyamanan perempuan di transportasi publik merupakan perhatian global, dengan berbagai negara mencoba solusi serupa meskipun implementasinya masih menghadapi tantangan di lapangan.
Baca Juga: 6 Negara Maju yang Terapkan Sistem Tunjangan Pengangguran, Kerja Hilang tetapi Gaji Masih Jalan

