Sekitarbandung.com – Piala Dunia FIFA 2026 kurang satu bulan lagi. FIFA akan menerapkan banyak peraturan, entah itu peraturan baru maupun yang lama.
Satu hal yang jelas yaitu beberapa peraturan ini tidak biasa kita lihat saat menonton liga di Eropa. Tujuannya agar pertandingan lebih intens dan tidak membuang waktu.
Lantas, peraturan-peraturan apa saja yang dimaksud tersebut?
1. 5 Seconds Throw-in dan Goal Kick
- Throw-in dan goal kick harus dieksekusi maksimal 5 detik.
- Jika gagal melakukan throw-in dalam 5 detik, maka throw-in akan diberikan kepada tim lawan.
- Jika gagal melakukan goal kick dalam 5 detik, maka tim lawan mendapatkan corner kick.
2. Perluasan VAR
VAR akan digunakan untuk keputusan kartu kuning ke-2 dan corner kick. Komite Wasit, Pierluigi Collina, menjelaskan bahwa banyak keputusan keliru soal corner kick yang menyebabkan gol.
3. 10 Seconds Substitution
Agar mudah dipahami, misalnya Kylian Mbappé ditarik keluar lalu digantikan Ousmane Dembélé. Mbappe hanya mempunyai waktu 10 detik untuk keluar lapangan.
Jika lebih dari itu, maka Dembele baru boleh masuk 1 menit setelah Mbappe keluar. Selama 1 menit tersebut, Prancis bermain dengan 10 orang.
Baca Juga: 5 Aturan Baru di Piala Dunia 2026 bagi Para Pemain yang Wajib Ditaati
4. Akumulasi Kartu Kuning
Perolehan kartu kuning pemain akan “di-reset” saat lolos fase grup. Reset kedua berlaku saat tim lolos ke perempat final.
5. 3 Menit Istirahat Minum
Per babak diperbolehkan 3 menit istirahat minum jika kondisi cuaca di venue dianggap panas dan lembap.
6. Hanya Kapten yang Bersuara
Jika ada protes, maka hanya kapten yang boleh berbicara kepada wasit. Pemain lain bisa mendapatkan kartu kuning jika ikut melakukan protes.
Beberapa peraturan tersebut dibuat untuk membuat pertandingan berjalan lebih cepat, tertib, dan mengurangi potensi drama yang terlalu lama di dalam lapangan.
Dengan adanya perubahan-perubahan ini, penonton diharapkan bisa lebih memahami jalannya pertandingan selama Piala Dunia 2026 agar tidak kebingungan saat melihat keputusan wasit atau situasi yang jarang terjadi di kompetisi lain.
Baca Juga: Benarkah Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton Gratis di YouTube? Ini Faktanya!

