sekitarbandung.com – Kota Bandung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Panjat Tebing Asia Bandung 2026. Persiapan besar pun tengah dilakukan, termasuk renovasi venue agar memenuhi standar internasional. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan event ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga peluang besar untuk mendorong sport tourism di kota kembang.
Persiapan Kejuaraan Panjat Tebing Asia Bandung 2026
Mandat menjadi tuan rumah disampaikan langsung oleh Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, kepada Wali Kota Bandung pada Kamis (14/8/2025) di Jalan Sumatera. Dalam kesempatan itu, Farhan mengungkapkan bahwa ada beberapa lokasi yang akan digunakan, antara lain area Pajajaran dan Saparua.
“Tahun depan Bu Yeni Wahid sudah memberikan amanat agar kita siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Panjat Tebing. Tempatnya ada beberapa titik, seperti Pajajaran dan Saparua,” kata Farhan.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Hadirkan Layanan JMO di PT Adira Semesta Industry
Fasilitas Panjat Tebing Bandung Naik Kelas Internasional
Pemkot Bandung berencana melakukan renovasi menyeluruh pada fasilitas panjat tebing yang ada. Perubahan ini mencakup penyesuaian struktur dinding, keamanan, dan sarana pendukung sesuai standar internasional.
Farhan menjelaskan, peningkatan ini penting karena para atlet Bandung kini sudah banyak yang tampil di ajang internasional. Dengan venue berstandar tinggi, diharapkan para atlet dapat berlatih dan bertanding dengan kualitas yang sama seperti kompetisi dunia.
Dampak Ekonomi dari Kejuaraan Panjat Tebing Asia Bandung
Event olahraga berskala Asia ini diproyeksikan akan membawa manfaat ekonomi yang besar. Sport tourism akan mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga penjualan perlengkapan olahraga lokal.
“Ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga memajukan ekonomi lokal. Wisatawan yang datang akan memberikan dampak positif bagi UMKM dan industri kreatif Bandung,” jelas Farhan.
Berdasarkan informasi dari Federasi Panjat Tebing Indonesia, event ini diprediksi akan diikuti oleh puluhan negara anggota federasi Asia.
Dukungan Masyarakat dan Atlet Lokal
Pemkot Bandung mengajak masyarakat untuk turut mendukung acara ini. Selain menjadi penonton, warga juga dapat berperan sebagai relawan atau penyedia layanan pendukung, seperti penginapan dan transportasi. Atlet lokal pun diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah kemampuan di level internasional.
Harapan untuk Bandung
Farhan optimis Bandung akan mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan. Dengan persiapan matang, dukungan masyarakat, dan kolaborasi berbagai pihak, Kejuaraan Panjat Tebing Asia Bandung 2026 diharapkan menjadi event bersejarah bagi dunia olahraga tanah air.
“Semoga event ini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa Bandung bisa bersaing di kancah internasional,” pungkasnya.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

